AS Kerahkan Kapal Selam Nuklir Bersenjata 154 Rudal Tomahawk untuk Gertak China
Kamis, 15 Mei 2025 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurut para pengamat kapal, USS Ohio meninggalkan pelabuhan asalnya pada akhir Februari untuk pelayaran ke arah barat menuju Hawaii. Kapal itu berlayar lagi pada awal April, berangkat dari Pearl Harbor menuju Guam.
Ini menandai pengerahan ketiga kapal selam berpeluru kendali kelas Ohio ke Samudra Pasifik Barat dalam waktu kurang dari setahun. USS Florida dan USS Michigan singgah di Guam masing-masing pada awal Juli dan awal November tahun 2024.
Sementara USS Michigan berbagi pelabuhan asalnya dengan USS Ohio, USS Florida dan USS Georgia bermarkas di Kings Bay di Georgia. Citra satelit yang diambil pada pertengahan April tampaknya memperlihatkan USS Georgia berlabuh di pulau Diego Garcia, pangkalan AS yang terpencil di Samudra Hindia.
"[Kapal selam berpeluru kendali] adalah elemen kunci dari kekuatan tempur Angkatan Laut di masa depan. Dengan kapasitas muatannya yang luar biasa, konsep penempatan awak ganda, dan kemampuan siluman yang melekat, setiap [kapal selam berpeluru kendali] menghadirkan fleksibilitas misi dan kemampuan yang ditingkatkan bagi para pejuang perang," kat Angkatan Laut AS, yang dikutip Newsweek, Kamis (15/5/2025).
Ini menandai pengerahan ketiga kapal selam berpeluru kendali kelas Ohio ke Samudra Pasifik Barat dalam waktu kurang dari setahun. USS Florida dan USS Michigan singgah di Guam masing-masing pada awal Juli dan awal November tahun 2024.
Sementara USS Michigan berbagi pelabuhan asalnya dengan USS Ohio, USS Florida dan USS Georgia bermarkas di Kings Bay di Georgia. Citra satelit yang diambil pada pertengahan April tampaknya memperlihatkan USS Georgia berlabuh di pulau Diego Garcia, pangkalan AS yang terpencil di Samudra Hindia.
"[Kapal selam berpeluru kendali] adalah elemen kunci dari kekuatan tempur Angkatan Laut di masa depan. Dengan kapasitas muatannya yang luar biasa, konsep penempatan awak ganda, dan kemampuan siluman yang melekat, setiap [kapal selam berpeluru kendali] menghadirkan fleksibilitas misi dan kemampuan yang ditingkatkan bagi para pejuang perang," kat Angkatan Laut AS, yang dikutip Newsweek, Kamis (15/5/2025).
(mas)
Lihat Juga :