Hamas Siap Bebaskan Sandera Israel-Amerika Edan Alexander

Senin, 12 Mei 2025 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah posting di Truth Social, Trump mengatakan bahwa dia berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

"Ini adalah langkah yang diambil dengan itikad baik terhadap Amerika Serikat dan upaya para mediator–Qatar dan Mesir–untuk mengakhiri perang yang sangat brutal ini dan mengembalikan semua sandera yang masih hidup dan jenazah kepada orang-orang yang mereka cintai," kata Trump.

Israel melancarkan operasi militer di Gaza sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang, menurut penghitungan Israel, dan menyebabkan 251 orang disandera di Gaza pada hari paling mematikan bagi Israel dalam sejarahnya.

Operasi tersebut telah menewaskan lebih dari 52.800 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat, dan telah menghancurkan Jalur Gaza, membuat 2,3 juta penduduknya bergantung pada pasokan bantuan yang telah berkurang dengan cepat sejak Israel memberlakukan blokade pada bulan Maret.

Dalam pernyataan bersama, Qatar dan Mesir mengatakan persetujuan Hamas untuk membebaskan Alexander merupakan langkah "yang menggembirakan" bagi pihak-pihak yang bertikai untuk kembali ke perundingan gencatan senjata Gaza, yang telah terhenti sejak Maret.

Kedua negara mengatakan mereka akan melanjutkan upaya mereka, bersama dengan Amerika Serikat, untuk memperbaiki kondisi di Gaza, mencapai gencatan senjata permanen dan mengakhiri perang.

Kepala Hamas di Gaza yang diasingkan, Khalil al-Hayya, mengatakan upaya untuk memfasilitasi pembebasan Alexander telah dilakukan bersama oleh Qatar, Mesir, dan Turki.

"Gerakan tersebut [Hamas] menegaskan kesiapannya untuk segera memulai perundingan intensif dan melakukan upaya serius untuk mencapai kesepakatan akhir guna mengakhiri perang, menukar tahanan dengan cara yang disepakati," kata Hayya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved