AS: Jet Tempur J-10 China Milik Pakistan Tembak Jatuh 2 Pesawat India, Salah Satunya Rafale

Jum'at, 09 Mei 2025 - 11:46 WIB
loading...
AS: Jet Tempur J-10...
Dua pejabat AS akui jet tempur J-10 China milik Pakistan tembak jatuh 2 pesawat India, salah satunya jet Rafale buatan Prancis. Foto/Global Times
A A A
NEW DELHI - Dau pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan jet tempur J-10 China yang dioperasikan Pakistan telah menembak jatuh dua pesawat militer India pada Rabu lalu. Salah satu pesawat yang dijatuhkan adalah Rafale buatan Prancis.

Pernyataan dua pejabat Amerika itu disampaikan kepada Reuters, yang dilansir Jumat (9/5/2025). Ini menandai tonggak penting bagi jet tempur canggih Beijing.

Seorang juru bicara Angkatan Udara India mengatakan dia tidak berkomentar ketika ditanya tentang laporan Reuters tersebut.

Baca Juga: Perang Makin Panas, Giliran India Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan

Performa jet tempur China terkemuka melawan saingan Barat sedang diawasi ketat di Washington untuk mendapatkan wawasan tentang bagaimana Beijing akan menghadapi pertikaian apa pun di Taiwan atau Indo-Pasifik yang lebih luas.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan ada keyakinan tinggi bahwa Pakistan telah menggunakan pesawat J-10 buatan China untuk meluncurkan rudal udara-ke-udara terhadap jet tempur India–yang menjatuhkan sedikitnya dua pesawat.

Pejabat lain mengatakan sedikitnya satu jet tempur India yang ditembak jatuh adalah pesawat tempur Rafale buatan Prancis.

Kedua pejabat tersebut mengatakan pesawat F-16 Pakistan, yang dibuat oleh Lockheed Martin, tidak digunakan dalam penembakan tersebut.

New Delhi belum mengakui kehilangan satu pun pesawatnya dan sebaliknya mengatakan bahwa mereka melakukan serangan yang berhasil terhadap apa yang mereka sebut sebagai infrastruktur "teroris" di dalam wilayah Pakistan.

Kekuatan dunia dari AS hingga Rusia dan China telah menyerukan ketenangan di salah satu wilayah titik nyala nuklir paling berbahaya dan terpadat di dunia tersebut.

Di Prancis, produsen Rafale Dassault Aviation dan konsorsium MBDA, yang membuat rudal udara-ke-udara Meteor, tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar pada hari libur umum.

Sementara Reuters melaporkan pada hari Rabu bahwa tiga pesawat India jatuh, mengutip pejabat pemerintah setempat di India, ini menandai konfirmasi pertama Barat bahwa jet buatan China Pakistan digunakan dalam penembakan tersebut.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa J-10 digunakan untuk menembak jatuh tiga pesawat Rafale buatan Prancis, yang baru saja diakuisisi oleh India.

Secara keseluruhan, Pakistan mengatakan telah menembak jatuh lima pesawat India dalam pertempuran udara.

Rafale dan model J-10 yang digunakan oleh Pakistan keduanya dianggap sebagai jet tempur generasi 4,5, menempatkan mereka di garis depan pesawat tempur.

India dan Pakistan yang bersenjata nuklir telah berperang dalam tiga perang besar, serta banyak konflik yang lebih kecil.

Ledakan terdengar di seluruh kota Jammu di Kashmir India pada hari Kamis malam selama apa yang menurut sumber militer India merupakan serangan pesawat tak berawak Pakistan pada hari kedua bentrokan antara kedua negara.

Pakistan mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa mereka menembak jatuh 25 pesawat tak berawak dari India pada Rabu malam, sementara India mengatakan pertahanan udaranya telah menghentikan serangan pesawat tak berawak dan rudal Pakistan terhadap sasaran militer.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved