Putin Perintahkan Gencatan Senjata 3 Hari Dimulai, Ukraina Sebut Hanya Sandiwara

Kamis, 08 Mei 2025 - 10:11 WIB
loading...
A A A
“Kita harus memahami bahwa kita memiliki lingkungan yang berbahaya,” ujar Peskov, merujuk pada Ukraina.

Dia menambahkan bahwa pembatasan di Moskow akan berlaku hingga 10 Mei, dan mengimbau masyarakat untuk bersabar.

Di tengah meningkatnya ketegangan, warga Rusia dari luar kota yang datang ke Moskow untuk parade terlihat tidak terganggu.
“Kami dari Rostov-on-Don. Tidak ada yang membuat kami takut,” kata Valeria Pavlova, seorang mahasiswi berusia 22 tahun.

Kota asalnya merupakan pusat logistik militer Rusia untuk operasi di Ukraina dan sering menjadi target serangan. “Di sini justru terasa lebih tenang,” imbuh dia.

Namun ketenangan itu kontras dengan situasi di garis depan. Rusia masih menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina dan dalam beberapa bulan terakhir menggencarkan serangan.

Puluhan drone dan rudal balistik diluncurkan ke wilayah Ukraina, menimbulkan sejumlah korban jiwa dan kehancuran.

Ukraina menyatakan tidak yakin Rusia benar-benar akan menghormati gencatan senjata kali ini. Mereka merujuk pada pengalaman sebelumnya saat Kremlin mengumumkan gencatan senjata 30 jam saat Paskah, namun justru disertai dengan ratusan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh pasukan Rusia.

Kini, dengan gencatan senjata yang berlangsung hanya tiga hari dan tanpa kesepakatan bersama, skeptisisme Ukraina semakin kuat.

“Apa yang disebut gencatan senjata ini hanyalah sandiwara untuk pencitraan di mata dunia,” ujar seorang pejabat Ukraina yang tidak disebutkan namanya.

Dengan parade militer yang megah di satu sisi dan serangan drone serta korban sipil di sisi lain, dunia kembali dihadapkan pada ironi pahit: perayaan kemenangan masa lalu berlangsung di tengah perang yang masih jauh dari kata usai.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved