Perang India-Pakistan, Ini Sejarah Keduanya Menjadi Negara Bersenjata Nuklir

Kamis, 08 Mei 2025 - 08:27 WIB
loading...
A A A

Bagaimana India Memperoleh Senjata Nuklir?


Pada akhir 1950-an, India mendirikan program nuklirnya dengan bantuan dari Amerika Serikat dan Kanada, yang menyediakan reaktor nuklir dan bahan bakar nuklir.

Program ini secara eksplisit damai dalam niatnya yang dinyatakan, dan India sepakat untuk "melindungi"—yang dimaksudkan untuk mencegah reaktor dan bahan bakar nuklir mereka digunakan untuk senjata.

Pakar nonproliferasi nuklir mengatakan India mengeksploitasi celah ketika diam-diam memproses bahan bakar bekas menjadi plutonium pada 1960-an—salah satu dari dua metode utama memproduksi bahan fisil untuk senjata nuklir.

Program pengembangan bom nuklir rahasia New Delhi secara resmi dimulai pada tahun 1964, tetapi mencapai puncaknya pada awal 1970-an ketika banyak tim fisikawan India secara bersamaan mengembangkan berbagai komponen senjata yang diperlukan untuk membuat ledakan nuklir dari plutonium yang diproses ulang.

Uji nuklir pertama di negara itu, dengan kode "Buddha Tersenyum", terjadi pada tahun 1974 di bagian terpencil di barat laut negara itu. India mengeklaim ledakan itu bersifat "damai," tetapi komunitas internasional menyimpulkan—dan para ilmuwan utama kemudian mengungkapkan—bahwa mereka telah meledakkan bom nuklir.

Sebagai tanggapan, Kanada menghentikan kerja sama nuklir dengan India. Meskipun AS tidak menjatuhkan sanksi atau mengakhiri bantuan nuklir ke New Delhi, kegagalan perlindungan membantu menginspirasi Kongres AS untuk mengesahkan Undang -Undang Nonproliferasi Nuklir 1978.

Selama beberapa dekade berikutnya, India mengembangkan senjata termonuklear yang lebih kuat dan—mengejutkan dunia—berhasil mengujinya pada tahun 1998. Hari ini, New Delhi mengendalikan sekitar 172 senjata nuklir, menurut Asosiasi Kontrol Senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved