Pemerintah Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India

Rabu, 07 Mei 2025 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Agustus 2019, India mencabut Pasal 370 konstitusinya, mencabut status semi-otonom Jammu dan Kashmir untuk diperintah langsung dari New Delhi.

Langkah tersebut memicu peningkatan ketegangan besar dengan Pakistan, yang sangat menentang keputusan tersebut dan menurunkan hubungan diplomatik. India mengerahkan puluhan ribu pasukan tambahan, memberlakukan jam malam, menutup layanan internet, dan menahan para pemimpin politik setempat. Wilayah tersebut ditempatkan di bawah penguncian keamanan ketat selama berbulan-bulan, yang menuai kritik dari organisasi hak asasi manusia internasional.

Pasukan keamanan India melakukan operasi kontrapemberontakan yang intensif, yang mengakibatkan kematian banyak tersangka militan. Namun, operasi ini sering kali menyebabkan korban sipil.

India menuduh Pakistan terus mendukung infiltrasi militan melintasi Garis Kontrol, yang dibantah Pakistan.

Gencatan senjata tahun 2021 membawa ketenangan sementara, tetapi pertikaian dan kerusuhan kembali terjadi. Ketegangan perbatasan Tiongkok dan hubungan ekonomi dengan Pakistan telah menambah kerumitan pertikaian tersebut.

Kawasan tersebut tetap bergejolak, dengan pemilihan umum yang tertunda, kebebasan yang terbatas, dan kekerasan sporadis yang terus berlanjut, bahkan sebelum Serangan Pahalgam pada 22 April memicu krisis terbaru.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved