Respons Pemimpin Dunia atas Operasi Sindoor, Turki: Perang Habis-habisan Terbuka Lebar
Kamis, 08 Mei 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
“Kami memahami keinginan India untuk melindungi dirinya dari momok terorisme, tetapi kami jelas meminta India dan Pakistan untuk menahan diri guna menghindari eskalasi dan, tentu saja, untuk melindungi warga sipil,” kata Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot dalam sebuah wawancara di televisi TF1.
“Demi perdamaian dan stabilitas Asia Selatan, kami sangat mendesak India dan Pakistan untuk menahan diri dan menstabilkan situasi melalui dialog,” Hayashi menyatakan.
“Yang Mulia menegaskan kembali bahwa diplomasi dan dialog tetap menjadi cara paling efektif untuk menyelesaikan krisis secara damai, dan mencapai aspirasi bersama negara-negara untuk perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran,” kata pernyataan itu.
Rusia, yang memiliki hubungan hangat dengan kedua negara, mengatakan bahwa mereka mengutuk semua bentuk terorisme dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs web kementerian luar negeri.
“China menyatakan penyesalan atas tindakan militer India pagi ini dan prihatin dengan perkembangan terkini. Tiongkok menentang semua bentuk terorisme,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.
5. Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi
“Sehubungan dengan aksi teroris yang terjadi di Kashmir pada tanggal 22 April, negara kami dengan tegas mengutuk aksi terorisme tersebut. Lebih jauh, kami menyatakan kekhawatiran yang kuat bahwa situasi ini dapat menyebabkan pertukaran balasan lebih lanjut dan meningkat menjadi konflik militer skala penuh.“Demi perdamaian dan stabilitas Asia Selatan, kami sangat mendesak India dan Pakistan untuk menahan diri dan menstabilkan situasi melalui dialog,” Hayashi menyatakan.
6. Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab
Menteri Luar Negeri dan Wakil Perdana Menteri UEA Abdullah bin Sultan bin Zayed Al Nahyan meminta India dan Pakistan untuk menahan diri, mengurangi ketegangan, dan mencegah eskalasi lebih lanjut, menurut pernyataan pemerintah.“Yang Mulia menegaskan kembali bahwa diplomasi dan dialog tetap menjadi cara paling efektif untuk menyelesaikan krisis secara damai, dan mencapai aspirasi bersama negara-negara untuk perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran,” kata pernyataan itu.
7. Duta Besar Israel untuk India
Duta Besar Israel untuk India, Reuven Azar, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel mendukung hak India untuk membela diri. Dalam unggahannya di X, Azar mengatakan, “Israel mendukung hak India untuk membela diri. Teroris harus tahu tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kejahatan keji mereka terhadap orang yang tidak bersalah. #OperasiSindoor.”8. Kementerian Luar Negeri Rusia
Kementerian luar negeri Rusia mengatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan semakin dalamnya konfrontasi militer antara India dan Pakistan, dan meminta kedua negara untuk menahan diri.Rusia, yang memiliki hubungan hangat dengan kedua negara, mengatakan bahwa mereka mengutuk semua bentuk terorisme dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs web kementerian luar negeri.
9. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China
Beijing meminta kedua belah pihak untuk menahan diri.“China menyatakan penyesalan atas tindakan militer India pagi ini dan prihatin dengan perkembangan terkini. Tiongkok menentang semua bentuk terorisme,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :