Friedrich Merz Terpilih sebagai Kanselir Jerman pada Upaya Kedua

Selasa, 06 Mei 2025 - 23:27 WIB
loading...
Friedrich Merz Terpilih...
Friedrich Merz terpilih sebagai kanselir Jerman yang baru. Foto/press tv
A A A
BERLIN - Friedrich Merz telah terpilih sebagai kanselir Jerman setelah pemungutan suara Bundestag kedua pada hari Selasa (6/5/2025).

Pemimpin Uni Demokratik Kristen (CDU) awalnya kurang enam suara dari ambang batas 316 suara yang dibutuhkan pada hari sebelumnya, tetapi beberapa jam kemudian menggalang dukungan dari kaum konservatif dan sekutu di parlemen negara itu untuk memenangkan 325 suara.

Situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pascaperang Jerman, karena sebelumnya tidak ada calon kanselir yang gagal dipilih oleh Bundestag pada upaya pertama setelah mengamankan kesepakatan koalisi.

Merz menghadapi tentangan dari 289 anggota parlemen, banyak dari mereka dari partai Kiri dan Hijau, yang memberikan suara menentang pria berusia 69 tahun itu.

Pemungutan suara kedua terjadi setelah empat faksi setuju mengubah prosedur parlementer untuk menghindari penundaan.

Menurut Politico, pertemuan tertutup yang mendesak diadakan di antara pemungutan suara.

Berbicara di hadapan para anggota parlemen sebelum putaran kedua pemungutan suara, pemimpin kelompok parlemen CDU/CSU Jens Spahn mengatakan kepada mereka bahwa, "Seluruh Eropa, bahkan mungkin seluruh dunia, sedang menyaksikan putaran kedua pemungutan suara ini."

"Saya mengimbau semua orang menyadari tanggung jawab khusus ini," ujar dia, seperti dikutip penyiar ARD.

Mengomentari kegagalan awal Merz, salah satu pemimpin fraksi partai Alternatif untuk Jerman (AfD) di Bundestag, Bernd Baumann, mengatakan, "Tuan Merz, Anda telah gagal. Ini adalah kekalahan bersejarah, yang belum pernah terjadi sebelumnya di Bundestag ini."

Politisi Partai Hijau Renate Kuenast berbicara tentang "kehilangan kewenangan yang sangat besar" bagi kanselir yang baru, seperti dikutip penyiar ZDF.

Pemimpin parlemen Partai Kiri Christian Goerke mencirikan situasi tersebut sebagai "kekalahan telak" bagi Merz, mengaitkannya dengan "kesepakatan koalisi yang sangat buruk (antara Demokrat Kristen dan Demokrat Sosial) yang gagal mengatasi masalah utama yang dihadapi negara ini."

Koalisi tiga partai berkuasa Jerman sebelumnya yang dipimpin SPD bubar pada November lalu di tengah pertikaian internal terkait pengeluaran.

Koalisi CDU-SPD yang baru telah berjanji melanjutkan elemen-elemen utama dari agenda mantan Kanselir Olaf Scholz, termasuk dukungan untuk Ukraina dan membuka kunci rem utang konstitusional untuk lebih meningkatkan anggaran militer.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved