Apakah Kebakaran Israel Disengaja?

Selasa, 06 Mei 2025 - 04:45 WIB
loading...
Apakah Kebakaran Israel...
Kebakaran hutan di Israel sengaja dilakukan oleh pihak tertentu. Foto/X/@Ssalberto36
A A A
TEL AVIV - Kebakaran hutan di Israel kerap diasosiasikan sebagai karma yang dilakukan negara Zionis tersebut saat mengebom Gaza, Suriah hingga Yaman. Namun, banyak pihak menduga kebakaran tersebut disengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Kebakaran di Israel itu telah mencoreng penanganan bencana di negara tersebut. Itu dibuktikan ketika negara tersebut meminta bantuan sekutunya untuk memadamkan api.

Apakah Kebakaran Israel Disengaja?

1. Disama dengan Aksi Teror kepada Israel

Kebakaran hutan besar terjadi di Israel di hutan antara Eshtaol dan Latrun, sebelah barat Yerusalem, yang memaksa evakuasi dan penutupan jalan saat ribuan orang berkumpul di seluruh negara Yahudi itu untuk memperingati Hari Peringatan. Diperparah oleh suhu tinggi, kelembapan rendah, dan angin kencang, api yang diyakini sengaja dibuat itu menyebar dengan cepat ke beberapa lokasi di Israel.

"Ini adalah serangan teror terhadap Israel," kata Eli Beer, presiden organisasi tanggap darurat United Hatzalah, kepada The Media Line. Ia mencatat bahwa kebakaran terjadi di 20 lokasi terpisah.

Seorang sumber keamanan juga mengonfirmasi kepada The Media Line bahwa aksi teroris kemungkinan berada di balik kebakaran itu, dan menambahkan bahwa beberapa orang telah ditangkap.

Sebuah peta yang beredar di kalangan keamanan Israel menggambarkan lokasi kebakaran, yang hampir semuanya ditandai di sisi Israel dari Garis Hijau yang memisahkan Tepi Barat dari Israel dan Gaza—bukan di wilayah yang dihuni oleh warga Palestina.

Hamas mengunggah di media sosial seruan bagi warga Palestina di Tepi Barat dan Israel untuk “membakar apa pun yang bisa kalian bakar dari kebun, hutan, dan rumah pemukim” dan “membakar mobil mereka.”

Baca Juga: Kabinet Israel Sepakati Serangan Luas ke Gaza

2. Israel Tuding 3 Orang Palestina Membakar Hutan

Otoritas Penyiaran Israel dengan tergesa-gesa melaporkan penahanan tiga warga Palestina dari Yerusalem, sementara Menteri Keamanan Nasional yang ekstremis Itamar Ben Gvir, yang mengawasi pemadam kebakaran, secara eksplisit menuduh warga Palestina dan menyerukan eksekusi mereka – semuanya tanpa penyelidikan.

Tuduhan-tuduhan ini muncul bahkan ketika kepala pemadam kebakaran Friedman secara eksplisit menyatakan: "Saat ini kami tidak tahu apa yang menyebabkan kebakaran, kami sama sekali tidak tahu, dan kami belum menanganinya."

Negara yang sama yang membanggakan keunggulan militernya mendapati dirinya lumpuh karena kebakaran alam. Menteri Pertahanan Israel Katz memerintahkan pasukan untuk mendukung petugas pemadam kebakaran sambil menyatakan bahwa mereka "dalam keadaan darurat nasional."

Sebelum, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan: "Saat ini kami menahan 18 orang yang diduga sengaja membakar—satu orang tertangkap basah."

Namun, Radio Angkatan Darat Israel membantah klaimnya, dengan mengatakan bahwa "hanya tiga orang yang ditahan atas dugaan pembakaran."

Menolak tuduhan Netanyahu, surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa "pada tahap ini, tidak ada bukti konklusif yang menunjukkan bahwa kebakaran tersebut dilakukan dengan sengaja."

3. Ironi Israel Tak Mampu Memadamkan Kebakaran Hutan dengan Cepat

Pakar urusan Israel Ismail Al-Muslimani mengatakan kepada Al Jazeera bahwa permintaan Israel untuk bantuan Eropa menunjukkan kegagalannya dalam mengelola krisis tersebut meskipun negara itu mengklaim keunggulan teknologi.

Koresponden Al Jazeera di Yerusalem, Elias Karam, mencatat bahwa "Israel memiliki ratusan pesawat yang mampu menyalakan api di Gaza, Suriah, dan Lebanon, tetapi tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memadamkan api di wilayahnya sendiri."

Kebakaran telah menutup Rute 1, jalan raya utama yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, membuat para pelancong terlantar yang meninggalkan kendaraan mereka untuk melarikan diri dengan berjalan kaki.

Siaran televisi yang ditujukan untuk upacara Memorial Day diganti dengan rekaman warga Israel yang melarikan diri di sepanjang jalan raya yang dipenuhi asap.

Setidaknya 22 orang telah dirawat karena cedera, terutama karena menghirup asap, dengan 12 orang memerlukan perawatan di rumah sakit. Pusat Medis Hadassah mulai mengevakuasi pasien yang tidak kritis sebagai tindakan pencegahan.

Delapan permukiman di sebelah barat Yerusalem dievakuasi, dengan pihak berwenang mengeluarkan perintah evakuasi untuk komunitas tambahan saat kebakaran menyebar. Sebuah pangkalan militer Israel dilaporkan dikelilingi oleh api, dengan tentara terperangkap di dalamnya menurut laporan media lokal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved