Kabinet Israel Sepakati Serangan Luas ke Gaza

Senin, 05 Mei 2025 - 14:26 WIB
loading...
Kabinet Israel Sepakati...
Kabinet Israel sepakati serangan luas ke Gaza. Foto/X/IDF
A A A
TEL AVIV - Kabinet keamanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyetujui perluasan serangan secara bertahap di Gaza.

Seperti dilaporkan stasiun televisi publik Israel Kan melaporkan pada Senin mengutip sumber yang mengetahui rinciannya.

"Militer Israel telah mulai mengeluarkan puluhan ribu perintah wajib militer untuk pasukan cadangannya, yang bertujuan untuk memperluas kampanye Gaza melawan kelompok pejuang Palestina Hamas," kata kepala angkatan darat Letnan Jenderal Eyal Zamir dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Dalam pesan video yang diunggah di X pada hari Minggu, beberapa jam setelah sebagian rudal yang diluncurkan dari Yaman oleh milisi Houthi yang didukung Iran jatuh di dekat gerbang utama Israel, Bandara Ben Gurion, Netanyahu mengatakan bahwa ia sedang mengadakan pertemuan kabinet keamanan untuk membahas "tahap berikutnya" dari perang di Gaza.

"Kami meningkatkan tekanan dengan tujuan memulangkan orang-orang kami (sandera) dan mengalahkan Hamas," kata Zamir kepada pasukan, dilansir Al Arabiya.

Israel melanjutkan operasi darat di Gaza pada bulan Maret setelah gagalnya gencatan senjata yang didukung AS yang telah menghentikan pertempuran selama dua bulan.

Baca Juga: Siapa Saja Elemen di Yaman yang Ingin Melemahkan Houthi?

Kabinet keamanan juga menyetujui rencana baru untuk distribusi bantuan di Gaza, situs berita Israel Ynet melaporkan pada hari Senin, meskipun tidak jelas kapan pasokan akan diizinkan masuk ke daerah kantong itu.

Israel menguasai sekitar sepertiga wilayah Gaza dan telah menghadapi tekanan internasional yang semakin meningkat untuk mencabut blokade bantuan yang diberlakukannya pada bulan Maret.

Israel membela blokade tersebut dengan mengklaim bahwa Hamas telah menyita bantuan yang ditujukan untuk warga sipil dan menyimpannya untuk para pejuangnya sendiri atau menjualnya, tuduhan yang dibantah oleh Hamas dan kelompok hak asasi manusia internasional.

Israel melancarkan operasinya di Gaza pada 7 Oktober 2023, setelah serangan oleh Hamas.

Perang Israel telah menewaskan lebih dari 52.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat dan menghancurkan Jalur Gaza, membuat 2,3 juta penduduknya bergantung pada pasokan bantuan yang telah berkurang dengan cepat sejak blokade tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved