Krisis Kepercayaan pada F-35 AS Dorong Kebangkitan Eropa Kembangkan Jet Tempur Generasi Ke-6
Minggu, 04 Mei 2025 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Menuju Eropa yang Mandiri
Isu F-35 mencerminkan persoalan yang lebih luas: betapa dalamnya ketergantungan militer Eropa pada Amerika sejak akhir Perang Dingin. AS selama ini menyediakan berbagai kemampuan strategis—logistik, pengintaian, perang elektronik, hingga sistem rudal seperti Patriot.
Kini, banyak negara Eropa menyadari pentingnya membangun sistem pertahanan mandiri, terutama dalam bidang pertahanan udara dan pengintaian berbasis luar angkasa.
"Prioritas nomor satu Eropa dalam dua dekade mendatang adalah pertahanan udara," kata seorang pejabat pertahanan Eropa.
Beberapa negara mulai mencari alternatif untuk sistem buatan AS. IRIS-T, sistem pertahanan udara buatan Jerman, muncul sebagai salah satu kandidat pengganti Patriot.
Meski Eropa tidak sepenuhnya ingin memutus hubungan dengan AS, arah kebijakan kini lebih selektif dan berbasis kepentingan strategis jangka panjang.
Krisis kepercayaan terhadap F-35 bukan sekadar masalah teknis, melainkan gejala dari pergeseran besar dalam arsitektur keamanan Barat. Ketergantungan mutlak pada satu kekuatan besar, dalam hal ini Amerika Serikat, tidak lagi dianggap aman—terutama bila kekuatan tersebut menunjukkan gejala politik luar negeri yang fluktuatif.
Munculnya proyek jet tempur generasi keenam di Eropa menandai awal dari babak baru: Eropa yang lebih mandiri, lebih adaptif, dan berambisi menjadi kekuatan militer yang tak sekadar bayangan dari Washington.
Jika berhasil, ini bisa menjadi salah satu perubahan strategis paling signifikan dalam aliansi NATO sejak pembentukannya.
(mas)
Lihat Juga :