Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
Minggu, 04 Mei 2025 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Dewan Pengakuan Asatizah (ARB) Singapura mengeluarkan pernyataan kemarin, yang mengklarifikasi bahwa klaim baru-baru ini yang mengidentifikasi Noor Deros sebagai guru Islam Singapura adalah "tidak akurat dan menyesatkan".
Dewan menjelaskan bahwa Noor Deros tidak pernah diakui berdasarkan Skema Pengakuan Asatizah (ARS) dan oleh karena itu tidak diizinkan untuk berkhotbah di Singapura.
Meskipun ia telah mengajukan permohonan pengakuan pada tahun 2017, permohonannya ditolak karena penolakannya untuk mematuhi kode etik ARS, meskipun telah diberi nasihat oleh dewan, ARB menambahkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Masagos, yang juga Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga, menyatakan bahwa campur tangan asing dalam pemilihan umum Singapura, terutama upaya untuk memengaruhi pemilih berdasarkan ras atau agama, merusak kepercayaan yang telah dibangun dengan susah payah oleh negara tersebut.
Ia menekankan bahwa keharmonisan Singapura "tidak datang dengan mudah" dan telah dipupuk selama beberapa dekade melalui rasa saling menghormati dan komitmen kolektif untuk maju bersama.
“Harmoni itu berharga dan langka. Kita tidak boleh menganggapnya remeh. Perlu upaya terus-menerus untuk melindungi persatuan kita dan menjadikannya inti identitas kita,” katanya.
Dewan menjelaskan bahwa Noor Deros tidak pernah diakui berdasarkan Skema Pengakuan Asatizah (ARS) dan oleh karena itu tidak diizinkan untuk berkhotbah di Singapura.
Meskipun ia telah mengajukan permohonan pengakuan pada tahun 2017, permohonannya ditolak karena penolakannya untuk mematuhi kode etik ARS, meskipun telah diberi nasihat oleh dewan, ARB menambahkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Masagos, yang juga Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga, menyatakan bahwa campur tangan asing dalam pemilihan umum Singapura, terutama upaya untuk memengaruhi pemilih berdasarkan ras atau agama, merusak kepercayaan yang telah dibangun dengan susah payah oleh negara tersebut.
Ia menekankan bahwa keharmonisan Singapura "tidak datang dengan mudah" dan telah dipupuk selama beberapa dekade melalui rasa saling menghormati dan komitmen kolektif untuk maju bersama.
“Harmoni itu berharga dan langka. Kita tidak boleh menganggapnya remeh. Perlu upaya terus-menerus untuk melindungi persatuan kita dan menjadikannya inti identitas kita,” katanya.
(ahm)
Lihat Juga :