Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X Korsel, Indonesia Nunggak Rp6,2 Triliun

Senin, 07 September 2020 - 07:23 WIB
loading...
Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X...
Penampakan KF-X/IF-X, jet tempur proyek patungan Korea Selatan dengan Indonesia, saat perakitan akhir dimulai. Foto/The Drive
A A A
SEOUL - Indonesia menunggak 500 miliar won (lebih dari Rp6,2 triliun) untuk iuran proyek jet tempur canggih KF-X/IF-X yang dikembangkan bersama Korea Selatan (Korsel). Iuran itu semestinya dibayar akhir Agustus 2020.

Nominal tunggakan itu diungkap para pejabat Korea Selatan yang mengetahui perihal proyek patungan jet tempur tersebut pada hari Minggu. (Baca: Ini Penampakan Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia saat Perakitan Akhir )

Indonesia bergabung dengan proyek KF-X/IF-X dalam upaya pengadaan pesawat untuk Angkatan Udaranya dan untuk memajukan industri kedirgantaraan. Dalam kesepakatan itu, Indonesia setuju untuk menanggung 20 persen dari total biaya pengembangan proyek 8,8 triliun won (lebih dari Rp109,3 triliun), yakni sekitar 1,7 triliun won (lebih dari Rp21,1 triliun).

Tetapi, kata para pejabat Korea Selatan, negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini gagal membayar sekitar 500 miliar won yang seharusnya dibayar pada akhir Agustus 2020. Mereka menambahkan bahwa Indonesia sejauh ini telah membayar 227,2 miliar won (lebih dari Rp2,8 triliun).

Mengutip Korea Times, Senin (7/9/2020), sekitar 270 miliar won untuk proyek KF-X/IF-X telah dialokasikan oleh Korea Selatan dalam anggaran tahun ini. (Baca: Dikembangkan Indonesia-Korsel, Ini Mock-up Jet Tempur KF-X/IF-X )

“Sedikit kemajuan telah dicapai dalam hal kerjasama dengan Indonesia terkait proyek KF-X,” kata salah seorang pejabat Korea Selatan yang tak disebutkan namanya.

Selama pertemuan bilateral menteri pertahanan kedua negara pada bulan Desember tahun lalu, Menteri Jeong Kyeong-doo dan mitranya dari Indonesia, Prabowo Subianto, berjanji untuk memajukan proyek tersebut. Mereka sependapat bahwa kerjasama semacam itu sebagai "simbol hubungan kepercayaan yang kuat".

Terlepas dari masalah keuangan seperti itu, proyek KF-X/IF-X telah berjalan tanpa hambatan.

Awal pekan ini, Korea Selatan memulai perakitan terakhir prototipe jet pertama setelah mengonfirmasi akhir desain pesawat itu tahun lalu. Menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA), prototipe tersebut diharapkan akan diluncurkan pada paruh pertama 2021.

Korea Selatan bertujuan untuk menyelesaikan pembutan jet tempur itu sekitar tahun 2026.

Pemerintah Korea Selatan secara resmi belum berkomentar atas laporan tunggakan Indonesia dalam pengembangan jet tempur canggih tersebut. Pemerintah Indonesia juga belum berkomentar. (Baca juga: Hebat! Pesawat Tempur F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )

KF-X adalah jet tempur generasi ke-4,5 dengan rencana masa depan untuk konversi generasi kelima. Itu sudah memiliki ruang yang dialokasikan untuk internal weapons bay (teluk senjata internal) dan pengembangan perangkat lunak mencerminkan hal tersebut.

Pada bulan Juni, GE Aviation mengirimkan mesin F414 pertama untuk jet bermesin ganda itu. GE akan mengirimkan 15 F414 tambahan untuk memberi daya pada enam prototipe, yang salah satunya akan diberikan kepada mitra programnya, Indonesia. Hanwha Aerospace akan memproduksi lisensi F414 secara lokal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved