Ini Penampakan Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia saat Perakitan Akhir
Jum'at, 04 September 2020 - 14:34 WIB
loading...
Penampakan KF-X/IF-X, jet tempur proyek patungan Korea Selatan dengan Indonesia, saat perakitan akhir dimulai. Foto/The Drive
A
A
A
SEOUL - Korea Aerospace Industries (KAI) telah me-launching prototipe pertama dari jet tempur KF-X/IF-X generasi berikutnya saat perakitan akhir dimulai. Itu merupakan jet tempur proyek patungan antara Korea Selatan (Korsel) dengan Indonesia .
Raksasa kedirgantaraan Korea Selatan, KAI, bergerak maju dengan program pengembangan pesawat karena bertujuan untuk menghasilkan pesawat tempur multiperan canggih pribumi untuk Angkatan Udara Republik Korea.
Perusahaan tersebut baru-baru ini melewati tonggak penting yang menandai dimulainya proses perakitan akhir dari pesawat tempur pertama di Sacheon, Korea Selatan, di mana elektronik, radar, dan berbagai subsistem lainnya akan dipasang. (Baca: Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia Dipasok Mesin GE Aviation )
Jet tempur diharapkan akan diluncurkan secara resmi pada April 2021. Uji terbang pertama diharapkan berlangsung pada 2022, dengan produksi massal dijadwalkan dimulai pada 2028. Korea Selatan mengharapkan untuk mengerahkan 120 unit pesawat tersebut ke dalam layanan militer pada 2032.
Jet-jet tempur itu akan menggantikan McDonnell Douglas F-4D/E Phantom IIs dan Northrop F-5E/F Tiger II Korea Selatan yang sudah menua.
Raksasa kedirgantaraan Korea Selatan, KAI, bergerak maju dengan program pengembangan pesawat karena bertujuan untuk menghasilkan pesawat tempur multiperan canggih pribumi untuk Angkatan Udara Republik Korea.
Perusahaan tersebut baru-baru ini melewati tonggak penting yang menandai dimulainya proses perakitan akhir dari pesawat tempur pertama di Sacheon, Korea Selatan, di mana elektronik, radar, dan berbagai subsistem lainnya akan dipasang. (Baca: Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia Dipasok Mesin GE Aviation )
Jet tempur diharapkan akan diluncurkan secara resmi pada April 2021. Uji terbang pertama diharapkan berlangsung pada 2022, dengan produksi massal dijadwalkan dimulai pada 2028. Korea Selatan mengharapkan untuk mengerahkan 120 unit pesawat tersebut ke dalam layanan militer pada 2032.
Jet-jet tempur itu akan menggantikan McDonnell Douglas F-4D/E Phantom IIs dan Northrop F-5E/F Tiger II Korea Selatan yang sudah menua.
Lihat Juga :