Yaman Serang Pangkalan Udara Israel dengan Rudal Hipersonik, Kebakaran Berkobar di Tamra

Jum'at, 02 Mei 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Sejak pertengahan Maret 2025, Komando Pusat AS telah melakukan lebih dari 800 serangan di seluruh Yaman, banyak yang menargetkan infrastruktur sipil.

Meskipun mengakui serangan tersebut memiliki "dampak mematikan", AS belum memberikan rincian apa pun tentang korban sipil.

Al-Houthi: AS Berusaha Memecah Belah Umat


Pada hari Kamis, pemimpin gerakan Ansarallah Yaman, Sayyed Abdul Malik al-Houthi, menyampaikan pidato yang menandai peringatan "Sarkha" (Tangisan), di mana ia memuji ketahanan dan kejutan taktis para pejuang perlawanan Gaza.

Ia juga memuji Perlawanan Lebanon atas perannya dalam menghalangi kemajuan Israel.

Al-Houthi menegaskan agresi AS terhadap Yaman merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk membubarkan negara Islam (Ummah), sejalan dengan tujuan Zionis.

Ia membingkai tindakan militer yang dipimpin Amerika Serikat dan Israel sebagai bagian dari serangan komprehensif yang bertujuan menaklukkan kawasan tersebut dan melemahkan persatuannya.

Baca juga: Mesir Dituding Memata-matai Israel dengan Bantuan Angkatan Udara China
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved