2 Negara yang Warganya Senang Lihat Israel Kebakaran Hebat
Jum'at, 02 Mei 2025 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
"Semoga Tuhan membakar mereka sebagaimana mereka membakar orang-orang Gaza dan tenda-tenda mereka," tulis
jurnalis Lebanon, Hiba Haidar.
Setidaknya sudah delapan negara yang mengirim pesawat pemadam kebakaran untuk menolong Israel. Delapan negara tersebut adalah Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, Ukraina, Rumania, Makedonia Utara, dan Siprus.
Pihak berwenang Israel mengatakan 10 pesawat pemadam kebakaran beroperasi pada Kamis pagi, dengan delapan pesawat lainnya akan tiba sepanjang hari tersebut.
Belum diketahui penyebab awal kebakaran tersebut, namun kobaran api yang meluas dipicu oleh kondisi panas dan kering serta dikipasi oleh angin kencang yang dengan cepat membakar hutan pinus.
Beberapa komunitas dievakuasi sebagai tindakan pencegahan saat asap membuat langit di Yerusalem menjadi abu-abu. Banyak perayaan Independence Day (Hari Kemerdekaan) negara itu dibatalkan karena pasukan keamanan dialihkan ke lokasi kebakaran.
Kebakaran telah membakar sekitar 5.000 acre (20 kilometer persegi) dan merupakan kebakaran paling besar yang pernah terjadi di Israel dalam satu dekade terakhir, menurut Tal Volvovitch, juru bicara badan pemadam kebakaran dan penyelamatan Israel.
Pemerintah Israel pada Jumat (2/5/2025) menyatakan kebakaran tersebut sudah dikendalikan.
jurnalis Lebanon, Hiba Haidar.
Setidaknya sudah delapan negara yang mengirim pesawat pemadam kebakaran untuk menolong Israel. Delapan negara tersebut adalah Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, Ukraina, Rumania, Makedonia Utara, dan Siprus.
Pihak berwenang Israel mengatakan 10 pesawat pemadam kebakaran beroperasi pada Kamis pagi, dengan delapan pesawat lainnya akan tiba sepanjang hari tersebut.
Belum diketahui penyebab awal kebakaran tersebut, namun kobaran api yang meluas dipicu oleh kondisi panas dan kering serta dikipasi oleh angin kencang yang dengan cepat membakar hutan pinus.
Beberapa komunitas dievakuasi sebagai tindakan pencegahan saat asap membuat langit di Yerusalem menjadi abu-abu. Banyak perayaan Independence Day (Hari Kemerdekaan) negara itu dibatalkan karena pasukan keamanan dialihkan ke lokasi kebakaran.
Kebakaran telah membakar sekitar 5.000 acre (20 kilometer persegi) dan merupakan kebakaran paling besar yang pernah terjadi di Israel dalam satu dekade terakhir, menurut Tal Volvovitch, juru bicara badan pemadam kebakaran dan penyelamatan Israel.
Pemerintah Israel pada Jumat (2/5/2025) menyatakan kebakaran tersebut sudah dikendalikan.
(mas)
Lihat Juga :