Donald Trump Bakal Pecat Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz, Ini Penyebabnya
Jum'at, 02 Mei 2025 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat dalam obrolan tersebut memaparkan rencana serangan, termasuk waktu lepas landas pesawat tempur AS untuk mengebom target di Yaman, dengan pesan teks pertama hanya setengah jam sebelum diluncurkan.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menghadapi tekanan atas skandal tersebut.
"1215et: PELUNCURAN F-18 (paket serangan pertama)", tulis Hegseth dalam satu pesan teks, mengacu pada jet F/A-18 Angkatan Laut AS, sebelum menambahkan bahwa "Target Teroris berada di Lokasi yang Diketahui sehingga HARUS TEPAT WAKTU."
"1415: Serang Sasaran dengan Drone (INI SAAT BOM PERTAMA PASTI AKAN DIJATUHKAN, menunggu target 'Berbasis Pemicu' sebelumnya)."
Beberapa saat kemudian, Waltz mengirimkan intelijen real-time setelah serangan, menulis bahwa pasukan AS telah mengidentifikasi target "yang berjalan ke gedung kekasihnya dan sekarang sudah runtuh."
Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menghadapi tekanan atas skandal tersebut.
"1215et: PELUNCURAN F-18 (paket serangan pertama)", tulis Hegseth dalam satu pesan teks, mengacu pada jet F/A-18 Angkatan Laut AS, sebelum menambahkan bahwa "Target Teroris berada di Lokasi yang Diketahui sehingga HARUS TEPAT WAKTU."
"1415: Serang Sasaran dengan Drone (INI SAAT BOM PERTAMA PASTI AKAN DIJATUHKAN, menunggu target 'Berbasis Pemicu' sebelumnya)."
Beberapa saat kemudian, Waltz mengirimkan intelijen real-time setelah serangan, menulis bahwa pasukan AS telah mengidentifikasi target "yang berjalan ke gedung kekasihnya dan sekarang sudah runtuh."
(mas)
Lihat Juga :