Profil Norman Briski, Aktor Yahudi yang Dituduh Anti-Semit Gara-gara Membela Gaza
Kamis, 01 Mei 2025 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar awal 1970-an, Briski mendirikan kelompok teater independen bernama Octubre yang memproduksi karya-karya klasik seperti Oedipus Rex.
Namun, berbekal statusnya sebagai Peronis sayap kiri, ia kerap menerima ancaman dari Aliansi Anti-komunis Argentina, sehingga terpaksa mengungsi ke Spanyol pada 1975.
Setelah kondisi aman, ia pulang ke Argentina pada 1983. Di tanah kelahirannya, Briski melanjutkan kariernya di dunia akting.
Sejak akhir 1980-an, Briski juga diketahui aktif di televisi dan membintangi sejumlah film terkenal seperti adaptasi The Plague karya Albert Camus (1992) dan La cruz (1997).
Selain bermain akting, Briski juga dikenal sebagai penulis naskah drama dengan karya seperti Las primas, Fin de siglo, dan Cuadrilátero.
Selama kariernya yang panjang, ia diakui sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia seni Argentina dan sudah banyak meraih penghargaan bergengsi.
Pada Oktober 2024, Briski menjadi sorotan setelah pidatonya di MartĂn Fierro Film Awards di Buenos Aires.
Namun, berbekal statusnya sebagai Peronis sayap kiri, ia kerap menerima ancaman dari Aliansi Anti-komunis Argentina, sehingga terpaksa mengungsi ke Spanyol pada 1975.
Setelah kondisi aman, ia pulang ke Argentina pada 1983. Di tanah kelahirannya, Briski melanjutkan kariernya di dunia akting.
Sejak akhir 1980-an, Briski juga diketahui aktif di televisi dan membintangi sejumlah film terkenal seperti adaptasi The Plague karya Albert Camus (1992) dan La cruz (1997).
Selain bermain akting, Briski juga dikenal sebagai penulis naskah drama dengan karya seperti Las primas, Fin de siglo, dan Cuadrilátero.
Selama kariernya yang panjang, ia diakui sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia seni Argentina dan sudah banyak meraih penghargaan bergengsi.
Pada Oktober 2024, Briski menjadi sorotan setelah pidatonya di MartĂn Fierro Film Awards di Buenos Aires.
Lihat Juga :