Ini Kesulitan Rusia Jika ingin Menempatkan Jet Tempur di Biak Papua

Rabu, 30 April 2025 - 16:05 WIB
loading...
Ini Kesulitan Rusia...
Rusia memiliki banyak kesulitan untuk menempatkan jet tempurnya di Biak Papua. Foto/X/@SprinterObserve
A A A
JAKARTA - Selama beberapa waktu terakhir, muncul dugaan bahwa Rusia sedang berupaya menempatkan pesawat tempur di Biak, Papua. Menanggapi kabar itu, pemerintah Indonesia langsung membantah klaim menggemparkan tersebut.

Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan laporan mengenai Rusia itu tidak benar. Ia juga menyebut komitmen Indonesia terhadap kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif, sehingga akan menolak keberadaan pangkalan militer asing di wilayahnya.

Meski sudah dibantah langsung oleh pemerintah, kabar tentang dugaan penempatan jet tempur Rusia di wilayah Indonesia sebenarnya memang dirasa kurang masuk akal. Sebab, hal tersebut rasanya akan sulit terjadi mengingat beberapa pertimbangan kuat dari sisi Indonesia.

Kesulitan Rusia Jika ingin Menempatkan Jet Tempur di Biak Papua

Sejak dulu, Indonesia memegang teguh prinsip kebijakan luar negeri bebas aktif. Prinsip tersebut secara teknis seharusnya menutup kemungkinan potensi keberadaan pangkalan militer asing di wilayahnya karena akan dianggap memihak negara atau kelompok tertentu.

Senada, bantahan yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri juga menolak klaim adanya upaya Rusia menempatkan jet tempur di wilayah Indonesia. Singkatnya, Indonesia tidak akan mengizinkan pangkalan militer asing, karena hal ini bertentangan dengan konstitusi dan UU Pertahanan.

Selain soal prinsip kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sejumlah pihak juga mendukung langkah pemerintah terkait penggunaan pangkalan militer. Salah satunya datang dari tokoh senior Papua Michael Manufandu.

Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India

Melansir Antara, Michael mengaku mendukung keputusan pemerintah agar tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer di wilayah Indonesia untuk operasi pesawat-pesawat asing. Alasannya pun cukup jelas.

Menurutnya, ada potensi bahaya apabila pangkalan militer di wilayah Indonesia dipakai untuk operasi pesawat-pesawat militer asing. Ia menambahkan, Pangkalan TNI AU Biak memang sangat strategis untuk kepentingan aspek pertahanan dan keamanan negara di wilayah Pasifik, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya negara lain yang mengincarnya.

Sebelumnya, muncul kabar bahwa Federasi Rusia mengusulkan kepada pemerintah Indonesia untuk menjadikan Lanud Manuhua di Biak, Papua sebagai lokasi pangkalan bagi pesawat-pesawat militernya. Namun, berita tersebut telah dibantah pemerintah, termasuk melalui Kementerian Pertahanan.

"Pemberitaan tentang usulan penggunaan pangkalan Indonesia oleh Rusia, Kemenhan mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar. Terima kasih," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Kemenhan Frega Wenas Inkiriwang di Jakarta, Selasa.

Demikian ulasan mengenai kesulitan Rusia jika ingin menempatkan jet tempur di Biak, Papua.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved