Pakistan Tuding India Berencana Melancarkan Serangan dalam 24 Jam Mendatang

Rabu, 30 April 2025 - 14:26 WIB
loading...
A A A
Kashmir yang dikelola India telah menyaksikan pemberontakan bersenjata terhadap kekuasaan India sejak tahun 1989, dengan militan yang menargetkan pasukan keamanan dan warga sipil.

India belum menyebutkan nama kelompok mana pun yang diduga melakukan serangan di Pahalgam dan masih belum jelas siapa yang melakukannya.

Sebuah kelompok yang kurang dikenal yang disebut Front Perlawanan, yang awalnya dilaporkan mengklaim telah melakukan penembakan tersebut, mengeluarkan pernyataan yang membantah keterlibatannya. Front tersebut dilaporkan berafiliasi dengan Lashkar-e-Taiba, sebuah kelompok militan yang berbasis di Pakistan.

Melansir BBC, polisi India telah menyebutkan nama tiga dari empat tersangka penyerang. Mereka mengatakan dua orang adalah warga negara Pakistan dan satu orang adalah warga lokal dari Kashmir yang dikelola India. Tidak ada informasi tentang orang keempat.

Banyak korban selamat mengatakan orang-orang bersenjata tersebut secara khusus menargetkan pria Hindu.

Serangan ini telah memicu kemarahan yang meluas di India, dengan Perdana Menteri Narendra Modi secara terbuka mengatakan negara akan memburu para tersangka "sampai ke ujung bumi" dan bahwa mereka yang merencanakan dan melaksanakannya "akan dihukum melebihi imajinasi mereka".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved