Dengan Tulus, Putin Ucapkan Terima Kasih kepada Tentara Korea Utara yang Membantu Merebut Kursk
Selasa, 29 April 2025 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kim Jong-un Janji Bangun Monumen bagi Tentaranya yang Gugur di Perang Rusia
Pada hari Sabtu, Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov menyatakan bahwa Rusia telah mengambil alih kembali kendali wilayah perbatasan Kursk, sekaligus berterima kasih kepada tentara Korea Utara yang berpartisipasi dalam aksi militer di wilayah tersebut dalam konfirmasi resmi pertama keterlibatan Pyongyang dalam perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada bulan Februari 2022.
Staf Umum Ukraina mengatakan pernyataan Gerasimov "tidak sesuai dengan kenyataan," dengan mengklaim operasi pertahanan Kyiv di wilayah tersebut masih berlangsung, tetapi situasi operasional di wilayah tersebut "sulit."
Sementara itu, Kremlin mengatakan pada hari Senin bahwa Rusia dapat memberikan bantuan militer kepada Korea Utara berdasarkan kesepakatan kemitraan strategis yang ditandatangani antara kedua negara akhir tahun lalu.
“Kami memiliki perjanjian kami sendiri yang berlaku, dan, menurut perjanjian ini, para pihak, pada kenyataannya, telah berjanji untuk memberikan bantuan yang signifikan satu sama lain jika diperlukan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, dilansir RT.
Pada hari Sabtu, Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov menyatakan bahwa Rusia telah mengambil alih kembali kendali wilayah perbatasan Kursk, sekaligus berterima kasih kepada tentara Korea Utara yang berpartisipasi dalam aksi militer di wilayah tersebut dalam konfirmasi resmi pertama keterlibatan Pyongyang dalam perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada bulan Februari 2022.
Staf Umum Ukraina mengatakan pernyataan Gerasimov "tidak sesuai dengan kenyataan," dengan mengklaim operasi pertahanan Kyiv di wilayah tersebut masih berlangsung, tetapi situasi operasional di wilayah tersebut "sulit."
Sementara itu, Kremlin mengatakan pada hari Senin bahwa Rusia dapat memberikan bantuan militer kepada Korea Utara berdasarkan kesepakatan kemitraan strategis yang ditandatangani antara kedua negara akhir tahun lalu.
“Kami memiliki perjanjian kami sendiri yang berlaku, dan, menurut perjanjian ini, para pihak, pada kenyataannya, telah berjanji untuk memberikan bantuan yang signifikan satu sama lain jika diperlukan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, dilansir RT.
Lihat Juga :