Daftar 9 Calon Pengganti Paus Fransiskus, Salah Satunya Kardinal yang Berulang Kali Mengungjungi Gaza
Senin, 28 April 2025 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Ia adalah pendukung keadilan sosial dan melihat dirinya sebagai pelayan rakyat. Ia mirip dengan Fransiskus dalam hal kepeduliannya terhadap migran, dialog antaragama, dan penghinaannya terhadap klerikalisme.
Ia adalah mantan uskup agung Manila, di Filipina, yang merupakan salah satu negara dengan penduduk paling Katolik di benua Asia, dan belajar di AS selama tujuh tahun. Pemilihannya akan menandakan kelanjutan kepausan Fransiskus.
Fransiskus memilih Zuppi sebagai utusannya untuk Rusia dan Ukraina, serta ke Tepi Barat dan Beijing, untuk mempromosikan perdamaian. Kardinal Anders Arborelius, Uskup Agung Stockholm
Ia juga seorang tradisionalis dalam ajaran gereja tentang etika seksual dan gender, dan memiliki perhatian yang kuat terhadap lingkungan.
Arborelius telah menjadi pendukung imigrasi ke Swedia, menyerukan dialog dan integrasi alih-alih pembatasan.
Ia mengundurkan diri sementara dari tugasnya di tengah tuduhan pelecehan seksual, yang dibantahnya, dan kembali bertugas tahun lalu setelah penyelidikan yang dipimpin gereja tidak menemukan bukti pelanggaran.
6. Kardinal Luis Tagle dari Filipina
Kardinal Luis Tagle, 67 tahun, dan pro-prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-Bangsa, dikenal sebagai "Fransiskus Asia" karena semangat misionarisnya serta penekanannya pada kepedulian terhadap orang miskin dan penerimaan terhadap LGBTQ serta umat Katolik yang bercerai dan menikah lagi.Ia adalah mantan uskup agung Manila, di Filipina, yang merupakan salah satu negara dengan penduduk paling Katolik di benua Asia, dan belajar di AS selama tujuh tahun. Pemilihannya akan menandakan kelanjutan kepausan Fransiskus.
7. Kardinal Matteo Zuppi, Uskup Agung Bologna, Italia
Kardinal Matteo Zuppi, 69, adalah presiden konferensi uskup Italia. Ia dikenal sebagai "pastor jalanan" dan misionaris dan menginginkan gereja yang mendengarkan umat beriman dan bersedia melakukan modernisasi. Zuppi inklusif terhadap pasangan sesama jenis, serta orang-orang dari agama yang berbeda.Fransiskus memilih Zuppi sebagai utusannya untuk Rusia dan Ukraina, serta ke Tepi Barat dan Beijing, untuk mempromosikan perdamaian. Kardinal Anders Arborelius, Uskup Agung Stockholm
8. Kardinal Anders Arborelius, Uskup Agung Stockholm
Kardinal Anders Arborelius, 75 tahun, dibesarkan sebagai penganut Lutheran dan pindah agama ke Katolik pada usia 20 tahun. Ia adalah kardinal pertama dari Skandinavia.Ia juga seorang tradisionalis dalam ajaran gereja tentang etika seksual dan gender, dan memiliki perhatian yang kuat terhadap lingkungan.
Arborelius telah menjadi pendukung imigrasi ke Swedia, menyerukan dialog dan integrasi alih-alih pembatasan.
9. Kardinal Gerald Cyprien Lacroix dari Quebec
Kardinal Gérald Cyprien Lacroix, Uskup Agung Metropolitan Quebec, Kanada, berusia 67 tahun. Sebelumnya dalam kariernya, ia menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai misionaris dan profesor seminari di Kolombia.Ia mengundurkan diri sementara dari tugasnya di tengah tuduhan pelecehan seksual, yang dibantahnya, dan kembali bertugas tahun lalu setelah penyelidikan yang dipimpin gereja tidak menemukan bukti pelanggaran.
(ahm)
Lihat Juga :