Gulingkan Assad, Ahmed al-Sharaa Ingin Suriah Normalisasi Hubungan dengan Israel

Minggu, 27 April 2025 - 11:06 WIB
loading...
A A A
Delegasi Israel dan Turki bertemu di Azerbaijan awal bulan ini untuk pembicaraan tentang dekonflik Suriah yang bertujuan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan karena militer kedua negara beroperasi di negara itu.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar menegur Sharaa dan menyerukan kecaman internasional atas tindakan para penguasa baru Suriah, setelah laporan bahwa lebih dari seribu warga sipil dibantai di wilayah inti Alawite di negara itu.

"Mereka adalah jihadis dan tetap jihadis, meskipun beberapa pemimpin mereka mengenakan jas," kata Sa'ar, merujuk pada Sharaa.

Ambisi Trump dan 'Kondisi yang Tepat'


Trump berjanji pada bulan Maret bahwa lebih banyak negara akan ditambahkan ke Perjanjian Abraham.

Wakil Presiden AS JD Vance menambahkan bahwa dengan kembalinya Trump ke Gedung Putih, mereka ditugaskan untuk "Membangun Perjanjian Abraham, menambahkan negara-negara baru ke dalamnya, dan bahwa meskipun masih awal, kami telah membuat banyak kemajuan."

Trump menegaskan hal ini pada hari Kamis lalu.

Ketika ditanya apakah dia layak mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian, Trump menjawab, "Mungkin untuk Perjanjian Abraham."

Berbicara kepada wartawan di Oval Office, pemimpin Amerika itu menegaskan kembali klaimnya bahwa negara-negara tambahan akan menormalisasi hubungan dengan Israel melalui perantara dari AS. "Kami akan memenuhinya dengan sangat cepat...Banyak negara ingin bergabung dalam Perjanjian Abraham," katanya.

"Tidak diragukan lagi bahwa dibutuhkan keberanian yang cukup besar untuk membuat pernyataan seperti itu," kata Valensi tentang pernyataan minat Sharaa untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

"Sharaa sudah menghadapi kritik serius atas proses moderasi yang sedang dijalaninya, dan kritik itu hanya akan semakin menguat sekarang. Pertanyaannya adalah bagian kedua dari kalimat tersebut: apa yang dia anggap sebagai 'kondisi yang tepat'? Itulah yang perlu kita cari tahu.”

“Saya pikir akan lebih mudah bagi [Suriah] untuk bergerak [menuju normalisasi dengan Israel] jika ada juga kemajuan dengan Arab Saudi, sehingga langkah tersebut akan dianggap sebagai bagian dari tren regional,” lanjut Valensi.

“Mengenai kondisinya, kondisi tersebut dapat berkisar dari tuntutan minimal untuk penarikan pasukan dan penghentian serangan, hingga tuntutan yang lebih strategis mengenai masa depan Dataran Tinggi Golan—penarikan pasukan Israel, atau paling tidak, deklarasinya sebagai zona demiliterisasi atau di bawah kendali bersama.”

Sebagai tanda bahwa Sharaa tidak lagi sekadar bicara, media Palestina melaporkan pada hari Selasa bahwa rezim baru Suriah menangkap Khaled Khaled, yang bertanggung jawab atas wilayah Suriah dalam organisasi Jihad Islam Palestina (PIJ), dan Abu Ali Yasser, yang bertanggung jawab atas komite eksekutif organisasi tersebut di Suriah, meskipun tidak ada konfirmasi resmi dari otoritas Suriah mengenai masalah tersebut.

Dalam pernyataan resmi, PIJ mengatakan bahwa mereka ditangkap dengan cara yang "tidak mereka duga" dari Suriah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved