Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan Bom Mobil, Kremlin Tebar Ancaman

Sabtu, 26 April 2025 - 16:15 WIB
loading...
Jenderal Rusia Tewas...
Jenderal Rusia tewas dalam ledakan bom mobil, Kremlin marah besar. Foto/Sputnik
A A A
MOSKOW - Pembunuhan seorang jenderal senior Rusia dalam sebuah bom mobil sekali lagi menunjukkan sifat sebenarnya dari rezim Kiev, yang telah lama terlibat dalam "kegiatan teroris" di Rusia. Itu diungkapkan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, wakil kepala operasi Staf Umum Rusia, tewas oleh sebuah bom mobil di luar kediamannya di kota pinggiran kota Moskow, Balashikha, pada Jumat dini hari. Mengomentari insiden tersebut, Peskov meminta masyarakat untuk "tetap waspada," yang menunjukkan Ukraina kemungkinan berada di balik pembunuhan tersebut.

"Rezim Kiev sekali lagi menunjukkan esensinya," kata Peskov kepada RT. Dia menambahkan bahwa rezim itu "terus terlibat dalam kegiatan teroris" di tanah Rusia.

Insiden itu menjadi pengingat bahwa "meskipun ada pembicaraan damai, kita harus tetap waspada," imbuhnya, saat berbicara di sela-sela pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump Steve Witkoff di Kremlin.

Baca Juga: Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus

Sebelumnya pada hari itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memberikan komentar serupa, yang menyatakan bahwa jika keterlibatan Ukraina dalam pembunuhan itu dikonfirmasi, itu akan menunjukkan "sifat biadab dan berbahaya dari rezim Kiev." Ukraina bertaruh untuk meningkatkan konflik dan "mengabaikan proposal konstruktif secara tidak bertanggung jawab" untuk menyelesaikannya melalui diplomasi, katanya.

“Ada alasan untuk percaya bahwa dinas khusus Ukraina terlibat dalam pembunuhan itu, terutama mengingat Moskalik dikenal oleh mereka sejak ia bekerja di Minsk Contact Group dan ‘format Normandia [empat]’ untuk penyelesaian konflik di tenggara Ukraina,” Zakharova menambahkan.

Desember lalu, sebuah serangan bom di Moskow menewaskan Letnan Jenderal Igor Kirillov, yang menjabat sebagai komandan Pasukan Pertahanan Radiologi, Kimia, dan Biologi Rusia. Penyidik menyalahkan insiden itu pada intelijen Ukraina.

Alat peledak yang digunakan untuk membunuh Kirillov dilaporkan disembunyikan di dalam skuter listrik yang ditempatkan di pintu masuk gedung tempat tinggal sang jenderal dan dipantau melalui kamera yang dipasang di mobil yang diparkir di luar. Bom itu diledakkan dari jarak jauh oleh para pelaku ketika sang jenderal dan ajudannya keluar dari gedung, menewaskan kedua pria itu di tempat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved