Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus

Sabtu, 26 April 2025 - 15:35 WIB
loading...
A A A
Mengingat ketegangan antara kedua pemimpin, beberapa diplomat mengatakan ini mungkin bukan hal yang buruk dan dapat menghindari risiko konfrontasi seperti yang terjadi di Ruang Oval pada bulan Februari.

Ada kemungkinan kedua pria tersebut dapat bertemu secara pribadi di tempat lain di Roma, seperti yang diharapkan oleh beberapa negara Eropa. "Jika itu terjadi, itu akan terjadi secara dadakan," kata seorang diplomat.

Pada hari Selasa, Zelensky mengatakan bahwa pada prinsipnya ia siap untuk bertemu Trump di Roma. "Kami selalu siap untuk bertemu dengan mitra kami dari Amerika Serikat," katanya.

Keesokan harinya, Trump mengatakan bahwa ia telah "menjadwalkan banyak pertemuan" tetapi tidak mengatakan dengan siapa. Kehadiran Zelensky awalnya diragukan setelah serangan terbaru Rusia di Kyiv, tetapi kedatangannya di Roma dikonfirmasi oleh juru bicara kepresidenan Ukraina pada hari Sabtu.

Fokus diplomatik akan berada di Lapangan Santo Petrus tempat para presiden dan perdana menteri, pangeran dan raja akan duduk menunggu upacara pemakaman dimulai. Itu akan menjadi kesempatan utama bagi mereka untuk berbaur dan membahas isu-isu terkini, untuk menjalin kontak dan menjalin hubungan.

Perjalanan ke Roma juga dapat memberikan kesempatan untuk pertemuan diplomatik. Vatikan mengatakan 170 delegasi akan datang termasuk sekitar 50 kepala negara, 15 kepala pemerintahan dan 12 raja yang sedang berkuasa. Peluang mereka untuk bertemu di salah satu dari dua bandara Roma saat kedatangan atau keberangkatan cukup tinggi.

Namun, meskipun pemakaman dapat menghadirkan peluang diplomatik, itu juga dapat menimbulkan ancaman. Ada kemungkinan para pemimpin akan berhubungan dengan musuh. Itu karena politisi yang dikenai sanksi perjalanan Eropa dapat mengunjungi Kota Vatikan karena dianggap sebagai wilayah netral. Yang terpenting, baik Presiden Vladimir Putin dari Rusia maupun Presiden Xi Jinping dari Tiongkok tidak akan hadir.

Momen yang paling tidak terduga dapat terjadi dalam upacara itu sendiri. Francis Campbell, duta besar Inggris untuk Takhta Suci dari tahun 2005 hingga 2011, mengatakan Misa pemakaman melibatkan momen ketika para selebran saling memberi tanda perdamaian dan para pemimpin dapat mendapati diri mereka berjabat tangan dengan orang-orang yang tidak mereka inginkan.

"Anda tidak dapat menghindarinya," katanya. "Anda menghadiri upacara keagamaan dan merupakan kewajiban Anda untuk berpartisipasi sebanyak mungkin."

Pada pemakaman Paus Yohanes Paulus II tahun 2005, Pangeran Wales saat itu mendapati dirinya secara tak terduga berjabat tangan dengan Presiden Robert Mugabe dari Zimbabwe. Juru bicara calon Raja itu mengatakan bahwa dia "terkejut".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved