Pakistan Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat India, Pertikaian Memanas karena Kashmir

Jum'at, 25 April 2025 - 08:59 WIB
loading...
Pakistan Tutup Wilayah...
Pakistan tutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan India. Pertikaian kedua negara memanas, dipicu oleh pembantaian 26 turis Hindu di Kashmir. Foto/ANI
A A A
ISLAMABAD - Pakistan telah menutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan India di tengah memanasnya pertikaian kedua negara yang dipicu oleh pembantaian 26 turis Hindu di wilayah Kashmir.

Islamabad juga menolak penangguhan perjanjian pembagian air penting oleh New Delhi.

Penangguhan perjanjian itu merupakan salah satu respons India atas serangan kelompok bersenjata yang menewaskan 26 turis Hindu dan melukai banyak lainnya di wilayah Kashmir yang dikendalikan India pada Selasa sore lalu.

Pengumuman tindakan balasan India itu membawa hubungan antara negara tetangga bersenjata nuklir tersebut, yang telah berperang tiga kali, ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: 26 Turis Hindu Dibantai di 'Mini Swiss' Kashmir, Ini Reaksi Dunia

New Delhi mengatakan ada unsur lintas batas dalam serangan itu dan menurunkan hubungan diplomatik dengan Pakistan pada hari Rabu, serta menangguhkan perjanjian tahun 1960 tentang pembagian air Sungai Indus dan menutup satu-satunya jalur penyeberangan darat antara kedua negara.

Polisi India menerbitkan pemberitahuan yang menyebutkan tiga tersangka dan mengatakan dua di antaranya adalah warga Pakistan, dalam serangan di Kashmir.

Meski demikian, New Delhi belum memberikan bukti apa pun tentang hubungan tersebut, atau membagikan rincian lebih lanjut.

Pada hari Kamis, Pakistan mengatakan akan menutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan milik atau yang dioperasikan India, menangguhkan semua perdagangan termasuk melalui negara ketiga dan menghentikan visa khusus Asia Selatan yang dikeluarkan untuk warga negara India.

Islamabad juga akan menggunakan hak untuk menangguhkan semua perjanjian bilateral dengan India, termasuk Perjanjian Simla tahun 1972. "Hingga New Delhi berhenti mengobarkan terorisme di Pakistan," kata kantor Perdana Menteri Pakistan dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Reuters, Jumat (25/4/2025).

Perjanjian Simla ditandatangani setelah perang ketiga antara kedua negara dan menetapkan prinsip-prinsip yang dimaksudkan untuk mengatur hubungan bilateral, termasuk penghormatan terhadap garis gencatan senjata di Kashmir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved