Pakistan dan India Bisa Perang Habis-habisan Gara-gara Pembantaian 26 Turis Hindu di Kashmir

Jum'at, 25 April 2025 - 07:50 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri India Narendra Modi telah berjanji untuk mengejar mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian 26 turis Hindu tersebut "sampai ke ujung Bumi".

Namun ketika ditanya oleh Yalda Hakim apakah Pakistan menyalahkan India atas serangan itu, Asif menjawab: "Ya, ya, ya. Benar sekali. Benar sekali, mereka menciptakan situasi ini."

Namun, dia menambahkan: "Kita harus menyelesaikan masalah kita melalui negosiasi."

Ketika ditanya apakah Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus terlibat untuk membantu menyelesaikan krisis yang mengancam, Asif berkata: "Jelas dia memimpin kekuatan dunia, satu-satunya kekuatan dunia dan dia telah berbicara dengan berbagai pihak di berbagai titik api di seluruh dunia."

"Dan ini juga merupakan titik api yang memiliki dua kekuatan nuklir yang saling berhadapan. Saya pikir perhatian terhadap situasi ini dan jika kekuatan dunia dapat campur tangan dan ada semacam kewarasan yang dapat dibawa ke situasi ini, itu akan baik," katanya.

"Jika tidak, jika ada inisiatif dari India, kami akan menanggapinya dengan cara yang sama. Kami tidak akan punya pilihan, sama sekali tidak punya pilihan," imbuh Asif.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved