3 Langkah Rusia untuk Merebut Crimea dari Ukraina, Apa Saja?

Rabu, 23 April 2025 - 20:13 WIB
loading...
A A A

1. Pengerahan Militer Diam-diam


Langkah awal Rusia untuk menganeksasi Crimea adalah mengerahkan pasukan militer tanpa identitas resmi. Dulunya, mereka dikenal dikenal dengan sebutan “little green men”.

Melansir Brookings, orang Ukraina pertama kali menciptakan istilah “little green men” saat kumpulan tentara tersebut berjaga di blokade jalan dan merebut titik-titik strategis di Semenanjung Crimea. Saat ditanya mengenai kehadiran tentara tempur ala Rusia itu, Presiden Vladimir Putin hanya menyebut mereka sebagai unit pertahanan diri lokal.

Namun, kebenaran terungkap tak lama setelahnya. Langsung diketahui bahwa "little green men" itu adalah tentara Rusia yang menyamar, tanpa lencana negara, seragam resmi, atau identifikasi militer lainnya.

Pasukan tersebut kemudian mulai bergerak dan mengambil alih berbagai titik strategis di Crimea. Langkah ini bisa disebut sebagai strategi “plausible deniability”, yakni ketika Rusia menghindari tuduhan langsung pada awal operasi, tetapi tetap memastikan kontrol penuh atas Crimea.

2. Referendum Kilat yang Kontroversial


Rusia sadar bahwa setelah pihaknya melakukan aneksasi, akan muncul kecaman dari dunia internasional, khususnya negara Barat. Oleh karena itu, usai Moskow menguasai Crimea secara militer, mereka dengan segera menggelar referendum pada 16 Maret 2014.

Pada waktu yang relatif singkat, penduduk Crimea diminta untuk memilih antara tetap menjadi bagian dari Ukraina atau bergabung dengan Rusia. Hasilnya diklaim bahwa sekitar 97% pemilih mendukung bergabung dengan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved