Kanada Ingin Gabung Uni Eropa, Balas Dendam terhadap Trump?

Rabu, 23 April 2025 - 08:00 WIB
loading...
Kanada Ingin Gabung...
Presiden AS Donald Trump. Foto/sputnik
A A A
OTTAWA - Warga Kanada ingin bergabung dengan Uni Eropa (UE), saat Perdana Menteri (PM) Mark Carney mengatakan hubungan lama dengan Amerika Serikat (AS) "sudah berakhir."

Mengapa Kanada Berpisah dengan AS?


“Keinginan Kanada untuk bergabung dengan UE diduga berasal dari rasa takut akan kesepian strategis, menyusul AS yang menjadi ancaman terbesar bagi Ottawa," ujar Shaun Narine, profesor di Universitas St. Thomas Kanada, kepada Sputnik.

Mengapa Eropa?


Kanada berada dalam posisi yang sangat canggung. Kanada kini memiliki hubungan yang tegang dengan sebagian besar negara besar, termasuk China, India, dan Rusia.

Eropa tetap menjadi salah satu dari sedikit kawasan yang masih memiliki hubungan yang kuat.

Pilihan yang wajar. "Kanada memulai kehidupan sebagai negara pemukim Eropa. Mayoritas warga Kanada masih berlatar belakang Eropa. Para elit Kanada sangat berorientasi ke Eropa," papar dia.

Apakah Hubungan dengan AS Benar-benar "Berakhir"?


Saatnya untuk melakukan diversifikasi. Kanada tengah mencari kemerdekaan yang lebih besar dari AS dalam masalah ekonomi, politik, dan keamanan.

Bahkan, Kanada mempertimbangkan membatalkan kesepakatan F-35 dengan Lockheed Martin dan telah membuka pembicaraan dengan Swedia untuk membeli pesawatnya sebagai gantinya.

Bagaimana jika Partai Demokrat kembali? Bahkan jika kepemimpinan AS berubah, Washington telah terbukti tidak dapat diandalkan di mata banyak orang Kanada.

AS melanggar perjanjiannya sendiri, dan kata-katanya tidak lagi dipercaya. "Kita harus mengingatnya untuk masa depan," ujar Narine.

Trump vs. Neokonservatif


“Rencana Ottawa yang dilaporkan untuk mencari keanggotaan UE menegaskan pertikaian antara Trump dan pengaruh neokonservatif yang masih ada di Eropa," papar Massimiliano Bonne, pakar kebijakan luar negeri UE, kepada Sputnik.

Komentar Trump tentang Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika adalah sindiran langsung terhadap Kerajaan Inggris dan neokonservatif.

Mengapa Kanada Ingin Bergabung?


Kedekatan ideologis dengan UE. "Kanada ingin melepaskan diri dari kerangka kerja Amerika, dan opini publik Kanada jelas condong ke arah yang lebih selaras dengan agenda Eropa," ujar Bonne.

Akar sejarah. Hubungan Kanada dengan Eropa sudah ada sejak lama di masa kolonialnya dan sejarahnya dengan Persemakmuran Inggris.

"Kemungkinan Kanada masuk ke UE masih merupakan cerminan kekuatan Inggris, khususnya kekuatan Kerajaan dan pondok-pondok Grand Orient," papar Bonne.

Dapatkah Kanada Bergabung dengan Blok tersebut?


YA, bisa. Kanada dapat mengajukan permohonan untuk bergabung dengan UE, karena perjanjian pendiriannya mengizinkan negara-negara yang "terinspirasi" oleh Eropa, dan tidak ada batasan geografis untuk keanggotaan.

Ya, ada kendala. Masih harus dilihat apakah negara-negara seperti Hongaria dan Slovakia, yang dianggap "orang buangan" UE, akan mendukung upaya Kanada untuk bergabung dengan UE.

Baca juga: Kelompok Bersenjata Tembaki Turis di Kashmir yang Dikelola India, 28 Orang Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved