Para Kardinal Bertemu Tetapkan Tanggal Pemakaman Paus Fransiskus dan Bahas Pemilihan Paus Baru
Selasa, 22 April 2025 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Mata Tuhan
Kemarin malam, ribuan umat Katolik, beberapa membawa bunga atau lilin, berbondong-bondong ke Lapangan Santo Petrus saat matahari terbenam untuk berdoa untuk Paus Fransiskus.
"Dia berusaha membuat orang-orang mengerti bahwa orientasi seksual, ras, dan agama Anda tidak penting di mata Tuhan," kata Mateo Rey (22), seorang mahasiswa Meksiko, kepada AFP.
"Saya pikir itulah yang paling mendekati apa yang Yesus maksudkan."
Terlahir dengan nama Jorge Bergoglio, Fransiskus adalah paus pertama dari Amerika dan Jesuit pertama yang memimpin Gereja Katolik di seluruh dunia.
Sebagai seorang reformis yang energik, dia berusaha membuka Gereja bagi semua orang dan sangat populer—tetapi pandangannya juga memicu pertentangan internal yang sengit.
Selama 12 tahun menjadi paus, Fransiskus tanpa lelah mengadvokasi pembelaan terhadap migran, lingkungan, dan keadilan sosial tanpa mempertanyakan posisi Gereja tentang aborsi atau selibat imamat.
Seorang penentang keras perdagangan senjata, mantan uskup agung Buenos Aires itu berulang kali menyerukan perdamaian dalam konflik dari Sudan hingga Gaza dan Ukraina—meskipun permohonannya sebagian besar tidak digubris.
Berterus terang dan keras kepala, Paus Fransiskus juga berupaya mereformasi tata kelola Takhta Suci dan memperluas peran perempuan dan kaum awam, serta membersihkan keuangan Vatikan yang kacau.
Menghadapi pengungkapan pelecehan seksual anak yang meluas di Gereja, dia mencabut kerahasiaan kepausan dan memaksa para religius dan kaum awam untuk melaporkan kasus-kasus tersebut kepada atasan mereka.
Namun, kelompok korban mengatakan dia tidak melangkah cukup jauh.
(mas)
Lihat Juga :