Pertama Kali, Pelaut AS di Atas Kapal Perang Positif Corona

Senin, 16 Maret 2020 - 09:22 WIB
Pertama Kali, Pelaut...
Pertama Kali, Pelaut AS di Atas Kapal Perang Positif Corona
A A A
WASHINGTON - Untuk pertama kalinya, seorang pelaut Amerika Serikat (AS) yang bertugas di atas kapal perang dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru, COVID-19. Angkatan Laut Amerika mengumumkan hal itu pada hari Minggu waktu setempat.

Pelaut yang terinfeksi COVID-19 itu bertugas di atas kapal perang yang sedang berlabuh di San Diego.

Angkatan Laut Amerika mengatakan pelaut itu dikarantina di rumah dan personel lain yang telah melakukan kontak dekat dengannya telah diberitahu untuk tetap mengisolasi diri di rumah mereka.

“Tidak ada dari mereka yang berada di atas kapal saat ini. Kapal-kapal Angkatan Laut AS melakukan prosedur kebersihan rutin setiap hari yang diarahkan untuk kesehatan, kesejahteraan, dan pencegahan penyebaran penyakit menular," kata Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Senin (16/3/2020).

Pelaut yang terinfeksi itu bertugas di kapal perang USS Boxer. Namun, seorang pejabat AS mengatakan kapal itu kini berada di pelabuhan, situasi yang secara substansial lebih kecil risikonya daripada ketika berada di laut.

Tidak segera jelas apakah pelaut itu tidur di kapal atau hanya bekerja pada siang hari.

Kasus ini adalah contoh terbaru tentang bagaimana militer AS ikut bergulat dengan virus corona yang telah menyebar ke seluruh dunia. Para pelaut Amerika menyebar dari di lembaga pertahanan utama dekat Pentagon hingga ke Markas Besar Tentara AS-Eropa di Wiesbaden, Jerman.

Kasus virus corona di kapal perang menghadirkan kekhawatiran khusus, karena para pelaut beroperasi berdekatan satu sama lain.

Angkatan Laut mengatakan USS Boxer sedang melakukan pembersihan menyeluruh, sesuai dengan panduan khusus dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dan Pusat Kesehatan Masyarakat Korps Marinir.

Angkatan Laut juga menambahkan bahwa militer sedang melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang kemungkinan telah melakukan kontak dekat dengan pelaut tersebut.

"Tergantung pada hasil penyelidikan itu, mitigasi tambahan dapat diambil," kata Angkatan Laut Amerika.
(mas)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Lagi, Kapal Perang AS...
Lagi, Kapal Perang AS Jadi Korban Keganasan Virus Corona
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
17 menit yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
1 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
2 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
2 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
3 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved