3 Kebijakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang Mengubah Wajah Arab Saudi

Senin, 21 April 2025 - 12:57 WIB
loading...
A A A
♦Privatisasi sebagian dari Saudi Aramco, perusahaan minyak nasional terbesar di dunia. Pada Desember 2019, IPO Aramco menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah, mengumpulkan lebih dari USD25,6 miliar.
♦Penguatan sektor nonmigas seperti pariwisata, hiburan, logistik, pertambangan, dan industri teknologi.
♦Peningkatan partisipasi tenaga kerja perempuan dari 22% pada 2016 menjadi lebih dari 35% pada 2023.
♦Proyek mega infrastruktur, seperti NEOM, Qiddiya (zona hiburan), dan Red Sea Project (resor wisata).

2. Perluasan Hak Perempuan dan Tumbuhkan Industri Hiburan


♦Perluasan Hak Perempuan

Salah satu aspek reformasi paling mencolok dari era Pangeran MbS adalah perluasan hak-hak perempuan Kerajaan Arab Saudi.
Perubahan besar yang terkenal antara lain perempuan diizinkan mengemudi mulai Juni 2018, sistem perwalian laki-laki dilonggarkan yang memungkinkan perempuan bepergian ke luar negeri tanpa izin dari walinya, dan keterlibatan perempuan dalam angkatan kerja yang meningkat tajam—termasuk dalam sektor perbankan, penerbangan, bahkan militer.

Kebijakan ini mengubah wajah ruang publik Arab Saudi dan menarik pujian internasional.

♦Tumbuhnya Industri Hiburan

Pangeran MbS meluncurkan General Entertainment Authority (GEA) dan memperkenalkan festival-festival raksasa seperti Riyadh Season dan MDL Beast, yang mendatangkan musisi dunia seperti BTS, David Guetta, hingga Post Malone.

Selain itu, bioskop dibuka kembali pada 2018 setelah larangan selama 35 tahun, konser musik dan teater kini menjadi bagian dari kehidupan kota besar seperti Jeddah dan Riyadh, umrah dan haji dipermudah dengan sistem visa elektronik dan kampanye promosi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
3 Penyebab Arab Saudi...
3 Penyebab Arab Saudi Membela Israel saat Diserang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved