Terungkap, China Uji Bom Hidrogen Non-Nuklir yang Picu Reaksi Berantai Kimia Dahsyat

Minggu, 20 April 2025 - 20:00 WIB
loading...
A A A
"Kombinasi ini memungkinkan kontrol yang tepat atas intensitas ledakan, dengan mudah mencapai penghancuran target yang seragam di area yang luas."

Bom hidrogen dapat menyebabkan kerusakan termal yang lama karena bola api putih-panas yang dihasilkannya—cukup untuk melelehkan paduan aluminium—bertahan lebih lama daripada kilatan TNT yang cepat berlalu selama 0,12 detik, menurut jurnal tersebut.

Wang dan timnya melakukan serangkaian eksperimen yang menunjukkan potensi energi terarah senjata tersebut.

Dalam ledakan terbatas, tekanan berlebih puncak mencapai 428,43 kilopascal pada jarak dua meter (6 kaki 7 inci) dari bom—sekitar 40 persen dari kekuatan ledakan TNT, tetapi dengan jangkauan proyeksi panas yang jauh lebih besar, demikian temuan mereka.

Para peneliti juga mengamati potensi aplikasi militer senjata lainnya, seperti menggunakannya untuk menutupi area yang luas dengan panas yang hebat dan memfokuskan kekuatannya pada target bernilai tinggi untuk menghancurkannya.

Reaksi berantai dimulai ketika gelombang kejut ledakan memecah magnesium hidrida menjadi partikel berskala mikron, yang memperlihatkan permukaan baru, menurut penelitian tersebut.

Dekomposisi termal dengan cepat melepaskan gas hidrogen, yang bercampur dengan udara sekitar. Setelah mencapai batas ledakan yang lebih rendah, campuran tersebut terbakar, memicu pembakaran eksotermik.

Panas yang dilepaskan ini selanjutnya menyebarkan dekomposisi magnesium hidrida, menciptakan siklus berkelanjutan hingga bahan bakar habis—rangkaian sinergis dari rekahan mekanis, pelepasan hidrogen, dan umpan balik termal, imbuh jurnal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Israel Akui Bom Nuklir...
Israel Akui Bom Nuklir Iran Lebih Dahsyat dari Buatan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved