Apa Motif Perang Trump Melawan Harvard?

Minggu, 20 April 2025 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Saat ini, lebih dari 1.000 mahasiswa internasional di 160 perguruan tinggi, universitas, dan sistem universitas dari seluruh AS telah dicabut visa atau status hukumnya, dengan beberapa orang mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump dengan alasan bahwa mereka ditolak proses hukumnya.

5. Eksistensi Harvard Terancam tanpa Pendanaan Trump

Selain pemotongan dana federal multi-tahun sebesar USD2,2 miliar dan "nilai kontrak multi-tahun" sebesar USD60 juta, Keamanan Dalam Negeri juga telah membatalkan hibah penelitian senilai USD2,7 juta untuk universitas tersebut.

Pendanaan federal merupakan bagian besar – dua pertiga – dari dana penelitian yang disponsori Harvard. Itu hampir USD700 juta, yang kerugiannya akan merugikan lembaga pendidikan tinggi mana pun.

Pemotongan dana tersebut menimbulkan tantangan besar bagi Harvard.

"Tidak ada universitas di negara ini yang dapat bertahan dari hilangnya uang federal," Brian Leiter, seorang profesor hukum dan filsafat di Universitas Chicago, mengatakan kepada New Yorker.

Harvard memiliki dana abadi yang besar senilai USD53,2 miliar pada tahun 2024, yang terbesar dari para pesaingnya. Namun, itu tidak berarti bahwa semua itu adalah uang tunai yang tersimpan di rekening bank. Kenyataannya, aset-aset ini diinvestasikan dalam segala hal mulai dari saham dan obligasi hingga real estat.

Pengamat telah menyarankan universitas untuk menggunakan dana abadi untuk mengganti kerugian dalam hibah federal, tetapi pembatasan yang terkait dengan alokasi donor, legalitas, dan prioritas penelitian membuat ini menjadi tantangan.

Meskipun Harvard membanggakan dana abadi USD53,2 miliar—yang terbesar di AS—sebagian besarnya terikat dalam investasi dan terikat oleh pembatasan donor. Namun, itu tidak berarti bahwa semua itu adalah uang tunai yang tersimpan di rekening bank. Kenyataannya, aset-aset ini diinvestasikan dalam segala hal mulai dari saham dan obligasi hingga real estat.

6. Harvard Mengandalkan Dana Abadi

Pengamat telah menyarankan universitas untuk menggunakan dana abadi untuk mengganti kerugian dalam hibah federal, tetapi pembatasan yang terkait dengan alokasi donor, legalitas, dan prioritas penelitian membuat ini menjadi tantangan.

Harvard, lembaga pendidikan tinggi terkaya dan tertua di AS, tetap teguh menentang pemerintahan Trump, untuk saat ini. Namun seperti yang pernah dinyanyikan Liza Minelli: "uang membuat dunia berputar." Saat asap menghilang dan pemotongan mulai terjadi, Harvard akan memiliki dua pilihan: tunduk atau menyerah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved