Jenderal Israel Ini Mengeluh Dipecat dari Pasukan Cadangan karena Menyerukan Diakhiri Perang Gaza
Minggu, 20 April 2025 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Jumat, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuduh para penandatangan militer melakukan pembangkangan dan mengancam mereka dengan pemecatan. Ia mengklaim kelompok-kelompok yang didanai asing mendukung upaya untuk menjatuhkan koalisinya, yang mulai menjabat pada akhir tahun 2022.
Ia menggambarkan para pembuat petisi sebagai "sekelompok pensiunan yang kecil, berisik, anarkis, dan terputus hubungan" dan mengatakan siapa pun yang menghasut pembangkangan akan diusir.
Gerakan petisi ini menyusul gagalnya fase pertama gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera-tahanan, yang dimulai pada 19 Januari dengan mediasi Qatar dan Mesir, serta dukungan AS. Sementara Hamas mematuhi ketentuan tersebut, Netanyahu, di bawah tekanan dari koalisi sayap kanannya, menolak untuk pindah ke fase kedua. Israel melanjutkan operasi militer pada 18 Maret.
Tahun kedua genosida di Gaza telah menyebabkan lebih dari 51.000 warga Palestina terbunuh sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di daerah kantong tersebut.
Ia menggambarkan para pembuat petisi sebagai "sekelompok pensiunan yang kecil, berisik, anarkis, dan terputus hubungan" dan mengatakan siapa pun yang menghasut pembangkangan akan diusir.
Gerakan petisi ini menyusul gagalnya fase pertama gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera-tahanan, yang dimulai pada 19 Januari dengan mediasi Qatar dan Mesir, serta dukungan AS. Sementara Hamas mematuhi ketentuan tersebut, Netanyahu, di bawah tekanan dari koalisi sayap kanannya, menolak untuk pindah ke fase kedua. Israel melanjutkan operasi militer pada 18 Maret.
Tahun kedua genosida di Gaza telah menyebabkan lebih dari 51.000 warga Palestina terbunuh sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di daerah kantong tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :