Giliran Khamenei Duga Virus Corona Senjata Biologis

Sabtu, 14 Maret 2020 - 02:24 WIB
Giliran Khamenei Duga...
Giliran Khamenei Duga Virus Corona Senjata Biologis
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menduga virus corona baru, COVID-19, yang mewabah di negaranya merupakan senjata biologis. Dugaan itu menggemakan argumen beberapa tokoh Teheran sebelumnya, termasuk kepala IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami dan mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad yang menyimpulkan wabah itu sebagai serangan biologis.

Khamenei sebelumnya dilaporkan menunjuk Presiden Hassan Rouhani untuk memimpin perang melawan virus corona dan menyerukan Angkatan Bersenjata negara tersebut untuk membantu mengatasi epidemi.

Mengutip laporan Radio Farda, Sabtu (14/3/2020), dalam sebuah dekrit kepada Ketua Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Baqeri, Khamenei menekankan pentingnya untuk membentuk markas kesehatan dan perawatan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari COVID-19 yang sudah menewaskan lebih dari 5.000 orang di seluruh dunia.

"(Pembentukan 'Markas Kesehatan dan Perawatan' oleh militer) juga dapat dianggap sebagai latihan pertahanan biologis dan menambah kedaulatan dan kekuasaan nasional kita dengan bukti yang menunjukkan kemungkinan (wabah ini) merupakan serangan biologis," kata Khamenei.

Mohammad Baqeri adalah Mayor Jenderal di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang ditunjuk langsung oleh Khamenei.

Sebelumnya, kepala IRGC, Mayor Jenderal Hossein Salami, menggambarkan epidemi virus corona baru sebagai serangan biologis oleh Amerika Serikat (AS) terhadap China.

Sementara itu, dalam suratnya yang ditujukan kepada Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Khamenei mengatakan dia ingin militer untuk bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Iran dan membangun markas besar untuk menghadapi Covid-19.

Lebih dari 11.000 di Iran terinfeksi COVID-19 dan 514 orang telah meninggal.

Namun, sebuah laporan investigasi oleh Radio Farda berdasarkan pada pernyataan yang dibuat oleh pejabat lokal di berbagai wilayah Iran menyebutkan jumlah total kematian terkait COVID-19 yang terkonfirmasi di 30 dari 31 provinsi di Iran minimal 927 orang pada Senin lalu.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
50 menit yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
4 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
4 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
4 jam yang lalu
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
5 jam yang lalu
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved