Tentara Israel Kepung Rafah, Siapkan Serangan Besar untuk Membangun Koridor Morag
Minggu, 13 April 2025 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Katz memberi tahu penduduk Gaza yang terkepung bahwa ia menawarkan mereka "kesempatan terakhir untuk mengusir Hamas dan membebaskan semua sandera, menghentikan perang," atau operasi Israel akan menyebar ke "sebagian besar wilayah Gaza".
Hamas mengeluarkan pernyataan yang menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperpanjang perang meskipun ada seruan berulang kali dari dalam masyarakat Israel untuk menghentikan konflik. "Persamaannya jelas: pembebasan tawanan sebagai imbalan atas penghentian perang. Dunia menerimanya, tetapi Netanyahu menolaknya," katanya.
"Darah anak-anak Gaza dan tahanan pendudukan adalah korban ambisi Netanyahu untuk tetap berkuasa dan terhindar dari tuntutan hukum".
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Al Jazeera, melaporkan menteri pertahanan Israel telah memberikan ultimatum kepada Palestina. "Gulingkan Hamas dan serahkan tawanan Israel, kata Katz, itulah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang," kata Odeh.
Sekitar 2,1 juta warga Palestina kini terhimpit di sekitar sepertiga wilayah Gaza dan tidak ada truk yang membawa bantuan, makanan, gas untuk memasak, atau bahan bakar yang memasuki Jalur Gaza sejak Israel memberlakukan kembali blokade bulan lalu. Katz telah menyatakan secara terbuka bahwa, sejak memutuskan gencatan senjata dengan Hamas pada 18 Maret, tujuan Israel adalah untuk memberikan tekanan pada penduduk sipil, tambah koresponden tersebut.
Hamas mengeluarkan pernyataan yang menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperpanjang perang meskipun ada seruan berulang kali dari dalam masyarakat Israel untuk menghentikan konflik. "Persamaannya jelas: pembebasan tawanan sebagai imbalan atas penghentian perang. Dunia menerimanya, tetapi Netanyahu menolaknya," katanya.
"Darah anak-anak Gaza dan tahanan pendudukan adalah korban ambisi Netanyahu untuk tetap berkuasa dan terhindar dari tuntutan hukum".
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Al Jazeera, melaporkan menteri pertahanan Israel telah memberikan ultimatum kepada Palestina. "Gulingkan Hamas dan serahkan tawanan Israel, kata Katz, itulah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang," kata Odeh.
Sekitar 2,1 juta warga Palestina kini terhimpit di sekitar sepertiga wilayah Gaza dan tidak ada truk yang membawa bantuan, makanan, gas untuk memasak, atau bahan bakar yang memasuki Jalur Gaza sejak Israel memberlakukan kembali blokade bulan lalu. Katz telah menyatakan secara terbuka bahwa, sejak memutuskan gencatan senjata dengan Hamas pada 18 Maret, tujuan Israel adalah untuk memberikan tekanan pada penduduk sipil, tambah koresponden tersebut.
Lihat Juga :