Trump Copot Potret Obama di Gedung Putih, Diganti dengan Potretnya yang Lolos dari upaya Pembunuhan
Sabtu, 12 April 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Trump saat itu meluncurkan kampanyenya dengan menyebarkan teori konspirasi palsu "birther" tentang kewarganegaraan Obama, yang mendorong Obama untuk berulang kali mengejeknya, termasuk pada jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih pada tahun 2011.
Potret presiden merupakan tradisi yang dimulai sejak George Washington, dengan potret resmi presiden sering dipajang di Gedung Putih atau dipinjam dari Galeri Potret Nasional.
Potret-potret tersebut biasanya berupa lukisan cat minyak, meskipun fotografi semakin banyak digunakan. Asosiasi Sejarah Gedung Putih telah memfasilitasi perolehan potret presiden dan ibu negara sejak tahun 1965.
Keputusan Trump untuk mengganti potret Obama dengan miliknya sendiri tidak biasa, karena sebagian besar presiden menunggu hingga mereka meninggalkan jabatan sebelum potret mereka dipajang di Gedung Putih.
Namun, Trump tidak pernah malu mempromosikan dirinya sendiri. Dia baru-baru ini memajang foto dirinya yang dibingkai emas di luar Oval Office dan patung perunggu yang menggambarkan reaksinya terhadap upaya pembunuhan di kediamannya di Mar-a-Lago.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menanggapi kritik atas tindakan tersebut, dengan mengatakan kepada seorang kritikus, "Diam, tolol" di X, seperti dikutip dari NDTV, Sabtu (12/4/2025).
Anggota DPR Marjorie Taylor Greene, sekutu setia Trump, memuji potret baru tersebut, mengunggah ulang perbandingan berdampingan dan menulis "Jauh lebih baik."
Potret Obama bukan satu-satunya yang dipindahkan selama dekorasi ulang baru-baru ini.
Potret presiden merupakan tradisi yang dimulai sejak George Washington, dengan potret resmi presiden sering dipajang di Gedung Putih atau dipinjam dari Galeri Potret Nasional.
Potret-potret tersebut biasanya berupa lukisan cat minyak, meskipun fotografi semakin banyak digunakan. Asosiasi Sejarah Gedung Putih telah memfasilitasi perolehan potret presiden dan ibu negara sejak tahun 1965.
Keputusan Trump untuk mengganti potret Obama dengan miliknya sendiri tidak biasa, karena sebagian besar presiden menunggu hingga mereka meninggalkan jabatan sebelum potret mereka dipajang di Gedung Putih.
Namun, Trump tidak pernah malu mempromosikan dirinya sendiri. Dia baru-baru ini memajang foto dirinya yang dibingkai emas di luar Oval Office dan patung perunggu yang menggambarkan reaksinya terhadap upaya pembunuhan di kediamannya di Mar-a-Lago.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menanggapi kritik atas tindakan tersebut, dengan mengatakan kepada seorang kritikus, "Diam, tolol" di X, seperti dikutip dari NDTV, Sabtu (12/4/2025).
Anggota DPR Marjorie Taylor Greene, sekutu setia Trump, memuji potret baru tersebut, mengunggah ulang perbandingan berdampingan dan menulis "Jauh lebih baik."
Potret Obama bukan satu-satunya yang dipindahkan selama dekorasi ulang baru-baru ini.
Lihat Juga :