Zelensky: 155 Warga China Ikut Perang Dukung Rusia Melawan Ukraina
Kamis, 10 April 2025 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
"Masalah 'China' serius. Ada 155 orang dengan nama dan detail paspor yang berperang melawan Ukraina di wilayah Ukraina," kata Zelensky.
Sebuah dokumen yang dibagikan kepada AFP oleh seorang pejabat senior Ukraina berisi dugaan nama dan detail paspor dari 168 warga negara China yang menurut Kyiv telah direkrut oleh tentara Rusia, menurut intelijennya.
Zelensky mengatakan dia yakin ada "lebih banyak lagi" dan bahwa informasi lebih lanjut sedang dikumpulkan.
Dia tidak menuduh Beijing telah secara langsung mengirim tentara tersebut, tetapi mengatakan otoritas China menyadari bahwa warganya sedang direkrut.
"Jelas bagaimana mereka merekrut mereka. Salah satu skemanya adalah melalui media sosial, khususnya TikTok dan jejaring sosial China lainnya, tempat orang Rusia mendistribusikan iklan," kata Zelensky.
"Beijing mengetahui hal ini," imbuh dia.
Sehari sebelumnya, Zelensky telah menerbitkan video salah satu dari dua warga negara China yang diduga ditangkap mengenakan seragam militer dan tangan terikat.
Dalam video tersebut, tahanan tersebut menirukan suara pertempuran dan mengucapkan beberapa kata dalam bahasa Mandarin. Tentara Ukraina mengatakan kartu identitas China dan kontrak untuk dinas militer Rusia telah ditemukan pada mereka.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian sebelumnya telah menolak klaim Zelensky bahwa banyak warga negara China telah direkrut oleh Rusia untuk berperang sebagai "sama sekali tidak berdasar".
"Pemerintah China selalu meminta warganya untuk menjauh dari wilayah konflik bersenjata (dan) menghindari keterlibatan dalam konflik bersenjata dalam bentuk apa pun," katanya.
Dia menambahkan bahwa Beijing sedang memverifikasi informasi yang relevan tentang warga China yang ditangkap dengan Kyiv.
Sebuah dokumen yang dibagikan kepada AFP oleh seorang pejabat senior Ukraina berisi dugaan nama dan detail paspor dari 168 warga negara China yang menurut Kyiv telah direkrut oleh tentara Rusia, menurut intelijennya.
Zelensky mengatakan dia yakin ada "lebih banyak lagi" dan bahwa informasi lebih lanjut sedang dikumpulkan.
Dia tidak menuduh Beijing telah secara langsung mengirim tentara tersebut, tetapi mengatakan otoritas China menyadari bahwa warganya sedang direkrut.
"Jelas bagaimana mereka merekrut mereka. Salah satu skemanya adalah melalui media sosial, khususnya TikTok dan jejaring sosial China lainnya, tempat orang Rusia mendistribusikan iklan," kata Zelensky.
"Beijing mengetahui hal ini," imbuh dia.
China Tetap Menyangkal
Sehari sebelumnya, Zelensky telah menerbitkan video salah satu dari dua warga negara China yang diduga ditangkap mengenakan seragam militer dan tangan terikat.
Dalam video tersebut, tahanan tersebut menirukan suara pertempuran dan mengucapkan beberapa kata dalam bahasa Mandarin. Tentara Ukraina mengatakan kartu identitas China dan kontrak untuk dinas militer Rusia telah ditemukan pada mereka.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian sebelumnya telah menolak klaim Zelensky bahwa banyak warga negara China telah direkrut oleh Rusia untuk berperang sebagai "sama sekali tidak berdasar".
"Pemerintah China selalu meminta warganya untuk menjauh dari wilayah konflik bersenjata (dan) menghindari keterlibatan dalam konflik bersenjata dalam bentuk apa pun," katanya.
Dia menambahkan bahwa Beijing sedang memverifikasi informasi yang relevan tentang warga China yang ditangkap dengan Kyiv.
Lihat Juga :