Donald Trump: Jika Perundingan Gagal, Iran dalam Bahaya Besar!
Selasa, 08 April 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Retorika yang meningkat ini muncul setelah bertahun-tahun ketegangan atas program nuklir Teheran. Selama masa jabatan presiden pertamanya, Trump secara sepihak menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015, sebuah perjanjian internasional yang bertujuan untuk mengekang aktivitas nuklir Iran dengan imbalan pelonggaran sanksi.
Setelah penarikan dan penerapan kembali sanksi AS, Iran dilaporkan mengurangi kepatuhannya terhadap kesepakatan tersebut, sambil bersikeras bahwa program nuklirnya tetap damai dan legal di bawah "kerangka kerja internasional".
Dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan PBB minggu lalu, Duta Besar Iran Amir Saeid Iravani menuduh AS melakukan "pelanggaran berat terhadap hukum internasional" dan mencap ancaman tindakan militer Trump sebagai "sembrono dan agresif".
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali pada hari Senin bahwa Teheran "percaya pada negosiasi, tetapi tidak secara mengenaskan".
Setelah penarikan dan penerapan kembali sanksi AS, Iran dilaporkan mengurangi kepatuhannya terhadap kesepakatan tersebut, sambil bersikeras bahwa program nuklirnya tetap damai dan legal di bawah "kerangka kerja internasional".
Dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan PBB minggu lalu, Duta Besar Iran Amir Saeid Iravani menuduh AS melakukan "pelanggaran berat terhadap hukum internasional" dan mencap ancaman tindakan militer Trump sebagai "sembrono dan agresif".
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali pada hari Senin bahwa Teheran "percaya pada negosiasi, tetapi tidak secara mengenaskan".
(mas)
Lihat Juga :