Siapa Monther Abed? Satu-satunya Korban Selamat Pembantaian Paramedis di Rafah oleh Israel

Selasa, 08 April 2025 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Satu-satunya paramedis yang selamat itu mengungkap pasukan Israel menggunakan buldoser militer untuk menggali tanah di lokasi tersebut.

Dia melihat mereka menggali lubang di satu sisi dan tiga lubang lainnya di sisi lain, tempat mereka mengubur ambulans dan kendaraan pertahanan sipil setelah menembak orang-orang di dalamnya.

Pada tanggal 27 dan 30 Maret, otoritas Gaza mengumumkan mereka telah menemukan jasad 15 anggota tim paramedis dan pemadam kebakaran yang terkubur di area sekitar 200 meter dari tempat kendaraan mereka berhenti.

Bukti menunjukkan para korban ditembak, dengan beberapa ditemukan terikat di pergelangan tangan.

Klaim Israel vs Kenyataan


Pada tanggal 31 Maret, tentara Israel mengklaim pasukannya tidak menyerang ambulans dan kendaraan pemadam kebakaran "secara acak," tetapi malah menembaki "kendaraan yang mendekat dengan mencurigakan tanpa menyalakan lampu darurat."

Mereka juga mengklaim operasi tersebut mengakibatkan terbunuhnya anggota Brigade Al-Qassam Hamas dan Gerakan Jihad Islam.

Namun, Abed sepenuhnya membantah klaim tersebut, dengan menegaskan daerah tersebut bukanlah zona operasi militer tetapi daerah sipil dengan warga sipil.

Dia menekankan apa yang dilakukan tentara Israel adalah "kejahatan terhadap kemanusiaan" yang mereka coba tutupi dengan mengubur tim kemanusiaan dan kendaraan mereka untuk menghilangkan bukti.

Pada Sabtu malam, tentara Israel menarik kembali klaimnya dan mengakui kejahatan membunuh paramedis dan petugas pemadam kebakaran di Rafah.

Hal ini terjadi di bawah tekanan video mengejutkan yang diambil oleh salah satu paramedis dengan telepon genggamnya sebelum kematiannya, yang dipublikasikan The New York Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved