Daftar Jenderal Israel yang Berhasil Dibunuh Hamas

Senin, 07 April 2025 - 18:46 WIB
loading...
Daftar Jenderal Israel...
Kolonel Asaf Hamami tewas akibat serangan Hamas. Foto/idf
A A A
GAZA - Sejak meletusnya konflik besar antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023, militer Israel (IDF) mengalami kerugian signifikan dalam hal korban jiwa, termasuk di antaranya para perwira tinggi.

Meskipun hingga kini belum ada jenderal aktif yang secara resmi dilaporkan tewas, sejumlah perwira berpangkat kolonel dan letnan kolonel telah gugur dalam pertempuran di Jalur Gaza maupun di wilayah perbatasan Israel.

Berikut ini profil dan kronologi kematian para perwira tinggi militer Israel selama konflik Gaza yang masih berlangsung.

1. Kolonel Asaf Hamami


Pangkat: Kolonel

Jabatan: Komandan Brigade Selatan di Jalur Gaza

Tanggal Gugur: 7 Oktober 2023

Lokasi: Kibbutz Nirim, Israel

Dia gugur saat mempertahankan Kibbutz Nirim dari serangan mendadak Hamas.

Jenazahnya dilaporkan dibawa Hamas ke Jalur Gaza dan sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya dikonfirmasi tewas.

Kolonel Hamami merupakan salah satu perwira tertinggi pertama yang gugur dalam serangan awal Hamas.

2. Kolonel Ahsan Daqsa


Pangkat: Kolonel

Jabatan: Komandan Brigade Lapis Baja 401

Tanggal Gugur: 20 Oktober 2024

Lokasi: Jabalia, Gaza Utara

Kolonel Daqsa, berasal dari komunitas Druze, tewas saat meninggalkan tanknya dalam operasi darat.

Dia terkena ledakan besar yang juga melukai dua perwira lainnya. Daqsa dikenal sebagai tokoh penting dalam operasi lapis baja Israel.

3. Letnan Kolonel Salman Habaka


Pangkat: Letnan Kolonel

Jabatan: Komandan Batalyon ke-53, Brigade Lapis Baja 188

Tanggal Gugur: 2 November 2023

Lokasi: Beit Hanoun, Gaza

Salman Habaka adalah perwira Druze yang sebelumnya dikenal sebagai pahlawan karena mempertahankan Kibbutz Be’eri dari serangan Hamas.

Dia gugur saat memimpin langsung pasukan tank dalam pertempuran intens di Gaza.

4. Letnan Kolonel Tomer Greenberg


Pangkat: Letnan Kolonel

Jabatan: Komandan di Brigade Golani

Tanggal Gugur: 13 Desember 2023

Lokasi: Shejaiya, Jalur Gaza

Greenberg tewas dalam penyergapan oleh pejuang Hamas ketika mencoba mengevakuasi tentara yang terluka.

Insiden tersebut termasuk salah satu dari beberapa serangan besar yang mengakibatkan banyak korban di kalangan komando IDF.

5. Letnan Kolonel Eli Ginsberg


Pangkat: Letnan Kolonel (purnawirawan)

Jabatan Terakhir: Komandan Unit Kontraterorisme LOTAR

Tanggal Gugur: 8 Oktober 2023

Lokasi: Kibbutz Be’eri, Israel

Ginsberg telah pensiun dari IDF namun kembali ke medan tempur secara sukarela setelah mendengar serangan Hamas.

Ia tewas saat melawan infiltrasi Hamas dalam pembantaian Be’eri. Keberaniannya dikenang luas di Israel.

6. Kolonel Yitzhar Hofman


Pangkat: Kolonel

Jabatan: Komandan di Angkatan Udara Israel

Tanggal Gugur: 31 Januari 2024

Lokasi: Jalur Gaza

Kolonel Hofman memimpin serangan ke Rumah Sakit Al-Shifa pada November 2023, yang menjadi salah satu operasi paling kontroversial.

Ia kemudian tewas akibat tembakan sniper Hamas, menunjukkan tingginya risiko bahkan bagi komando udara dalam perang darat.

Statistik dan Dampak


Hingga Maret 2024, IDF secara resmi menyatakan sebanyak 69 komandan dan perwira senior militer telah gugur sejak perang dimulai, yang mencakup: 4 Kolonel, 6 Letnan Kolonel, 39 Komandan Batalyon, 13 Komandan Kompi, 7 Perwira Tingkat Lain.

Angka ini merupakan salah satu tingkat kerugian komando tertinggi dalam sejarah konflik Israel sejak perang Yom Kippur tahun 1973.

Hal ini menunjukkan perang di Gaza tidak hanya berisiko bagi tentara reguler, tetapi juga menyentuh level perwira tinggi yang biasanya jarang menjadi korban langsung dalam konflik modern.

Mengapa Belum Ada Jenderal yang Gugur?


Meskipun banyak spekulasi dan klaim dari pihak Hamas bahwa mereka telah “membunuh jenderal” Israel, hingga saat ini tidak ada bukti atau konfirmasi resmi bahwa jenderal aktif Israel telah tewas.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh: Peran jenderal yang lebih strategis dan tidak langsung berada di garis depan, Pengamanan ketat terhadap pergerakan para jenderal, Keterbatasan Hamas dalam menjangkau markas atau komando utama Israel.

Namun demikian, perang darat di Gaza tetap menunjukkan pangkat tinggi bukan jaminan aman dalam konflik yang brutal dan gerilya seperti ini.

Perang Gaza telah memakan korban besar dari kedua belah pihak. Bagi Israel, gugurnya para perwira tinggi berpangkat kolonel dan letnan kolonel seperti Asaf Hamami, Ahsan Daqsa, Salman Habaka, dan lainnya adalah kehilangan yang sangat signifikan.

Mereka bukan hanya tokoh militer, tapi juga simbol kepemimpinan dalam operasi IDF.

Ketika medan pertempuran berubah menjadi lebih kompleks, dengan pertempuran kota dan perang gerilya di terowongan, risiko terhadap para komandan di lapangan pun meningkat.

Jika eskalasi terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan ada perwira dengan pangkat lebih tinggi lagi yang menjadi korban di masa depan.

Baca juga: 90% Permukiman Warga Palestina di Rafah Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved