Macron bisa Pimpin Perundingan Uni Eropa dengan Rusia

Minggu, 06 April 2025 - 13:30 WIB
loading...
Macron bisa Pimpin Perundingan...
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/Global Look Press/Michael Kappeler
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron dapat memimpin perundingan dengan Rusia atas nama para pendukung Kiev di Eropa dalam upaya mengakhiri konflik Ukraina.

The Telegraph melaporkan perkembangan itu, mengutip sumber Istana Elysee. Pemimpin Prancis tersebut dilaporkan tidak menolak untuk berunding, berbeda dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Macron dikatakan bersedia menjadi negosiator "ketika waktunya tepat," sumber tersebut mengatakan kepada surat kabar tersebut, yang menambahkan waktunya belum tiba.

Pada bulan Maret, Macron menyatakan dia "siap untuk berbicara" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tetapi hanya ketika Kiev dan para pendukungnya di Eropa memutuskan "waktunya tepat."

Pada awal Maret, Macron dan Starmer menyatakan mereka siap memimpin "koalisi yang bersedia" yang terdiri dari negara-negara Eropa yang siap mendukung Kiev dengan pasukan dan pesawat jika mencapai kesepakatan damai dengan Moskow.

Para pendukung Ukraina di Eropa kini menginginkan seseorang untuk memimpin pembicaraan mereka sendiri dengan Kremlin, terlepas dari upaya perdamaian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, demikian dilaporkan Telegraph.

Awal pekan ini, Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan dia ingin melihat London atau Paris berbicara dengan Moskow.

"Preferensi pribadi saya adalah perwakilan kami dari koalisi yang bersedia yang akan melakukan itu. Dengan kata lain, Prancis atau Inggris," ujar dia.

Starmer "tidak memiliki rencana" untuk terlibat dalam pembicaraan apa pun dengan Rusia, demikian dilaporkan surat kabar Inggris tersebut.

Kremlin telah membantah menerima permintaan pembicaraan apa pun dari UE atau Inggris. "Sejauh ini belum ada sinyal seperti itu," ungkap juru bicara presiden Rusia, Dmitry Peskov, kepada wartawan pada hari Jumat.

Menurut The Telegraph, London dan Paris "senang" membiarkan upaya perdamaian Washington berjalan, tetapi menginginkan lebih banyak tekanan yang diberikan kepada Rusia.

Beberapa pendukung Kiev di Eropa juga berharap Trump akan "kehilangan kesabaran" dengan Moskow dan meningkatkan dukungan militer aktif untuk Ukraina.

Inggris dan Prancis muncul sebagai pendukung terkuat Ukraina, sementara sikap AS telah berubah di bawah pemerintahan Trump.

Pada bulan Maret, delegasi Amerika dan Rusia bertemu di Arab Saudi dan sepakat mulai menormalisasi hubungan.

Moskow dan Washington telah mencoba menegosiasikan penyelesaian diplomatik atas konflik Ukraina, mencapai kemajuan terbatas dengan gencatan senjata parsial.

Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata dan mengklaim spesialis Inggris terlibat dalam serangan baru-baru ini.

Moskow juga menolak gagasan pasukan Eropa yang berpihak pada NATO ditempatkan di zona konflik, menuduh London dan Paris merencanakan intervensi militer yang dapat menyebabkan konflik langsung dengan NATO.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Merilis Video Tahanan Israel: Waktu Hampir Habis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved