Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel

Sabtu, 05 April 2025 - 08:38 WIB
loading...
A A A
"Pemerintah Jerman mendesak untuk kembali ke gencatan senjata... Kami bekerja sangat keras untuk gencatan senjata dan, tentu saja, untuk perbaikan dalam situasi kemanusiaan, dan kami juga secara aktif menyerukan agar pasokan kemanusiaan ke Gaza diaktifkan kembali," ungkap juru bicara sementara Kementerian Luar Negeri Amelie Titel dalam jumpa pers di Berlin.

“Pemerintah Jerman berkomitmen memastikan semua pihak menemukan solusi yang dinegosiasikan alih-alih meningkatkan situasi secara militer, dan kami tentu saja menyerukan kepada semua pihak untuk mencabut blokade pengiriman bantuan kemanusiaan dan melindungi penduduk sipil. Kami sangat berharap bahwa semua pihak akan menyetujui gencatan senjata dan bahwa pembicaraan akan terus berlanjut," ujar dia.

Komentar juru bicara itu sangat kontras dengan keputusan terbaru negaranya untuk memberikan suara menentang resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang menyerukan, antara lain, gencatan senjata di Gaza, pembebasan tahanan Palestina dan Israel, dan pencabutan blokade Israel di daerah kantong yang diduduki itu.

Israel memulai operasi udara mendadak di Jalur Gaza pada 18 Maret dan telah menewaskan lebih dari 1.200 warga Palestina dan melukai lebih dari 2.000 lainnya sejak saat itu, yang menghancurkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan pada bulan Januari.

Baca juga: Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved