4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot

Jum'at, 04 April 2025 - 14:08 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan hukum Korea Selatan, pemilihan umum untuk memilih presiden baru harus diadakan dalam waktu 60 hari setelah Yoon dicopot.

Salah satu calon presiden negara berikutnya adalah pemimpin oposisi Lee Jae-myung, mantan pengacara dan anggota parlemen yang kalah tipis dari Yoon dalam pemilihan presiden 2022.

Setelah putusan pengadilan, Lee berterima kasih kepada orang-orang yang "melindungi Republik Demokratik Korea," dan mengatakan mereka akan bekerja untuk memulihkan perdamaian dan ekonomi negara tersebut – dan untuk memastikan hal seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi.

Penjabat Presiden Han Duck-soo, yang memangku jabatan puncak setelah pemakzulan Yoon, juga berjanji untuk memastikan keamanan nasional, dan melaksanakan pemilihan umum berikutnya sesuai dengan konstitusi dan "kehendak rakyat yang berdaulat."

Sebelum menjabat pada tahun 2022, Yoon adalah jaksa penuntut bintang dan tokoh kunci dalam penyelidikan menyeluruh terhadap presiden terakhir Korea Selatan yang dimakzulkan, Park Geun-hye. Park dicopot dari jabatannya pada tahun 2017 dan dijatuhi hukuman penjara karena korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan pada tahun 2018.

Yoon sekarang menjadi presiden kedua yang digulingkan oleh Mahkamah Konstitusi – dan pemimpin terpilih dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah demokrasi negara tersebut.

Rangkaian peristiwa yang cepat menandai kemunduran dramatis bagi Yoon, yang pernah disebut-sebut sebagai sekutu utama oleh mantan Presiden AS Joe Biden. Selama jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada tahun 2023, Yoon berdiri sebagai tamu kehormatan dan menyanyikan lagu "American Pie" karya Don McLean di hadapan hadirin yang gembira.

Serenade Yoon dimaksudkan untuk menunjukkan hubungannya yang baik dengan Washington, yang memperkuat hubungan strategis Seoul dengan AS. Namun, para pengkritiknya melihat momen itu sebagai pengalih perhatian yang aneh dari masalah-masalah domestik yang mendesak.

Di dalam negeri, ia berselisih sengit dengan pihak oposisi, yang memenangkan pemilihan paruh waktu dan menggunakan parlemen untuk memakzulkan anggota kabinet utama dan menghambat legislasi. Kebuntuan inilah yang digunakan Yoon untuk mencoba membenarkan dekritnya yang menentukan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Berita Terkini
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved