10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
Sabtu, 05 April 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Penjaga Pantai juga mengoperasikan sistem pertahanan udara dan pengawasan sebagai bagian dari Sistem Pertahanan Udara terpadu NATO, yang membantu angkatan udara sekutu NATO memantau wilayah udara di Islandia dan mempertahankan kedaulatannya.
Islandia berpartisipasi dalam latihan NATO tahunan yang disebut Viking Utara. Negara ini juga melakukan "Tantangan Utara" yang difokuskan pada penjinakan persenjataan peledak.
Pada tahun 2023, Luksemburg menegosiasikan perjanjian khusus dengan NATO yang memungkinkannya untuk menyimpang dari persyaratan pengeluaran dua persen dari PDB-nya untuk pertahanan. Pengaturan ini mengakui keadaan khusus Luksemburg saat mengevaluasi pengeluaran pertahanannya.
Kemitraan Belanda dengan AS memiliki sejarah panjang kemitraan yang dimulai sejak Revolusi Amerika. Kemitraan mereka dibangun atas nilai-nilai bersama berupa kebebasan individu, demokrasi, hak asasi manusia, serta hubungan historis dan budaya. Mereka sering menyelaraskan posisi mereka dalam berbagai isu dan berkolaborasi secara bilateral dan multilateral melalui organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan NATO.
Setelah Perang Dunia II, Belanda menerima bantuan keuangan dari AS melalui Rencana Mashall, dengan total $1,1 miliar. Bantuan ini penting bagi pemulihan ekonomi pascaperang, khususnya di sektor batu bara dan baja. Hal ini berkontribusi pada pembentukan Uni Eropa.
Norwegia melindungi infrastruktur bawah laut yang sangat penting bagi jaringan komunikasi dan keamanan energi. Negara ini merupakan tujuan terbaik untuk pelatihan militer dalam kondisi cuaca buruk, dan merupakan pos terdepan NATO di Utara Jauh (Sisi Utara NATO).
Salah satu pangkalan NATO terbesar di Eropa selatan, Komando Pasukan Gabungan Sekutu Lisbon, berada di Oeiras dekat Lisbon, Portugal, tetapi dinonaktifkan pada tahun 2012. Lisbon juga menampung Pangkalan Pasukan Penyerang dan Pendukung NATO (STRIKFORNATO).
Islandia berpartisipasi dalam latihan NATO tahunan yang disebut Viking Utara. Negara ini juga melakukan "Tantangan Utara" yang difokuskan pada penjinakan persenjataan peledak.
6. Italia
Italia adalah bagian penting dari NATO dan membantunya berhasil dengan kekuatan militer dan keterlibatan politiknya. Negara ini telah menjadi anggota NATO sejak dimulai pada tahun 1949. Lokasinya di Mediterania memudahkan pengamanan sisi selatan perjanjian tersebut. Militer Italia telah mengambil bagian dalam berbagai misi NATO, seperti memimpin upaya pengawasan udara dalam Aliansi Atlantik.7. Luksemburg
Sebagai anggota pendiri NATO lainnya, Luksemburg telah secara aktif berpartisipasi dalam berbagai latihan militer selama Perang Dingin. Untuk mendukung aliansi tersebut, negara itu membangun dua fasilitas penyimpanan besar untuk menyimpan perlengkapan seperti kendaraan tempur, mesin, makanan, pakaian, bahan bakar, dan peralatan lain yang dibutuhkan sekutu selama perang.Pada tahun 2023, Luksemburg menegosiasikan perjanjian khusus dengan NATO yang memungkinkannya untuk menyimpang dari persyaratan pengeluaran dua persen dari PDB-nya untuk pertahanan. Pengaturan ini mengakui keadaan khusus Luksemburg saat mengevaluasi pengeluaran pertahanannya.
8. Belanda
Sebagai anggota pendiri NATO, Belanda membantu upaya pertahanan perjanjian tersebut dengan mengirimkan pesawat tempur untuk berpatroli di wilayah udara NATO di Eropa Timur. Belanda memiliki sekitar 250 personel militer yang ditempatkan di Lithuania sebagai bagian dari peningkatan Kehadiran NATO di Depan. Belanda menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara NATO dan Uni Eropa untuk mengidentifikasi risiko keamanan dan mengatasi tantangan global dengan cepat.Kemitraan Belanda dengan AS memiliki sejarah panjang kemitraan yang dimulai sejak Revolusi Amerika. Kemitraan mereka dibangun atas nilai-nilai bersama berupa kebebasan individu, demokrasi, hak asasi manusia, serta hubungan historis dan budaya. Mereka sering menyelaraskan posisi mereka dalam berbagai isu dan berkolaborasi secara bilateral dan multilateral melalui organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan NATO.
Setelah Perang Dunia II, Belanda menerima bantuan keuangan dari AS melalui Rencana Mashall, dengan total $1,1 miliar. Bantuan ini penting bagi pemulihan ekonomi pascaperang, khususnya di sektor batu bara dan baja. Hal ini berkontribusi pada pembentukan Uni Eropa.
9. Norwegia
Norwegia merupakan peserta aktif NATO sejak tahun 1949. Perannya meliputi menjadi tuan rumah, khususnya selama Perang Dingin dan berpartisipasi dalam latihan serta operasi dengan Sekutu dan mitra. Negara ini merupakan anggota NATO yang berharga setidaknya karena tiga alasan utama: pelatihan militer, Sisi Utara NATO, dan pemantauan aktivitas Rusia.Norwegia melindungi infrastruktur bawah laut yang sangat penting bagi jaringan komunikasi dan keamanan energi. Negara ini merupakan tujuan terbaik untuk pelatihan militer dalam kondisi cuaca buruk, dan merupakan pos terdepan NATO di Utara Jauh (Sisi Utara NATO).
10. Portugal
Portugal adalah salah satu anggota pendiri NATO dan sebagai anggota, Portugal membela aliansi tersebut secara keseluruhan. Negara ini memiliki pangkalan udara dan pelabuhan yang dapat dengan cepat mendukung inisiatif pasukan militer sekutu.Salah satu pangkalan NATO terbesar di Eropa selatan, Komando Pasukan Gabungan Sekutu Lisbon, berada di Oeiras dekat Lisbon, Portugal, tetapi dinonaktifkan pada tahun 2012. Lisbon juga menampung Pangkalan Pasukan Penyerang dan Pendukung NATO (STRIKFORNATO).
(ahm)
Lihat Juga :