4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
Sabtu, 05 April 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Minggu lalu, Prancis mengumumkan bantuan tambahan sebesar €2 miliar (sekitar USD2,2 miliar), Jerman berkomitmen hingga €12 miliar (sekitar USD13,32 miliar) selama beberapa tahun mendatang, dan Swedia menjanjikan dukungan militer sebesar €1,4 miliar (sekitar USD1,55 miliar).
Kontribusi ini, kata Kallas, sangat penting bagi kelangsungan hidup dan stabilitas Ukraina.
Di pihak UE, Kallas menyoroti upaya yang sedang berlangsung untuk memasok Ukraina dengan 2 juta butir amunisi tahun ini.
"Ini realistis dan dapat dicapai. Dengan kontribusi dari semua sekutu Eropa, kita dapat memenuhi kebutuhan mendesak Ukraina."
Dia juga mengatakan Buku Putih Pertahanan UE baru-baru ini menguraikan rencana untuk memerdekakan hingga €800 miliar untuk investasi pertahanan, dengan fokus pada bidang-bidang utama seperti pesawat nirawak, pertahanan udara, kecerdasan buatan, dan keamanan siber.
Kontribusi ini, kata Kallas, sangat penting bagi kelangsungan hidup dan stabilitas Ukraina.
Di pihak UE, Kallas menyoroti upaya yang sedang berlangsung untuk memasok Ukraina dengan 2 juta butir amunisi tahun ini.
"Ini realistis dan dapat dicapai. Dengan kontribusi dari semua sekutu Eropa, kita dapat memenuhi kebutuhan mendesak Ukraina."
3. UE Bentuk Buku Putih Pertahanan
UE juga sedang menjajaki jaminan keamanan jangka panjang untuk Ukraina, yang mencakup pendanaan industri di Ukraina, perluasan program pelatihan untuk tentara Ukraina, dan pengetatan sanksi terhadap Rusia, tambahnya.Dia juga mengatakan Buku Putih Pertahanan UE baru-baru ini menguraikan rencana untuk memerdekakan hingga €800 miliar untuk investasi pertahanan, dengan fokus pada bidang-bidang utama seperti pesawat nirawak, pertahanan udara, kecerdasan buatan, dan keamanan siber.
4. Rusia Tetap Jadi Ancaman
“Rusia akan tetap menjadi ancaman jangka panjang bagi Uni Eropa, apa pun hasil perangnya di Ukraina,” Kallas memperingatkan.Lihat Juga :