2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Selasa, 01 April 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Namun, beberapa pejabat Eropa meragukan bahwa gencatan senjata – prasyarat untuk pengerahan pasukan – akan segera tercapai. Menurut surat kabar tersebut, beberapa diplomat menggambarkan diskusi tentang pengiriman militer ke Ukraina "sebagai latihan persiapan dan pengaruh."
Beberapa negara Eropa dilaporkan ragu-ragu untuk mengirim pasukan tanpa janji dari AS untuk campur tangan jika terjadi eskalasi, dengan pejabat Eropa mencari dukungan Amerika dalam bentuk aset pertahanan udara, intelijen, dan pengangkutan udara berat. Namun, Presiden AS Donald Trump belum memberikan jaminan, dengan pejabat dari timnya memberikan sinyal beragam mengenai apakah opsi tersebut ada di atas meja.
Walaupun utusan khusus Trump, Steve Witkoff, baru-baru ini menggambarkan inisiatif tersebut sebagai "sederhana," seorang pejabat Prancis yang memahami masalah tersebut mengatakan diskusi tersebut berjalan "dalam harmoni yang sempurna dengan mitra Amerika kami, yang tertarik dengan pendekatan ini dan telah memberi tahu kami bahwa itu adalah pendekatan yang baik."
Rusia telah memperingatkan terhadap setiap pengerahan pasukan asing yang tidak sah ke Ukraina, yang akan dianggapnya sebagai target yang sah. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan Moskow menentang gagasan pengerahan pasukan NATO ke Ukraina, terlepas dari apakah mereka "di bawah bendera asing, di bawah bendera Uni Eropa atau bendera nasional."
Beberapa negara Eropa dilaporkan ragu-ragu untuk mengirim pasukan tanpa janji dari AS untuk campur tangan jika terjadi eskalasi, dengan pejabat Eropa mencari dukungan Amerika dalam bentuk aset pertahanan udara, intelijen, dan pengangkutan udara berat. Namun, Presiden AS Donald Trump belum memberikan jaminan, dengan pejabat dari timnya memberikan sinyal beragam mengenai apakah opsi tersebut ada di atas meja.
Walaupun utusan khusus Trump, Steve Witkoff, baru-baru ini menggambarkan inisiatif tersebut sebagai "sederhana," seorang pejabat Prancis yang memahami masalah tersebut mengatakan diskusi tersebut berjalan "dalam harmoni yang sempurna dengan mitra Amerika kami, yang tertarik dengan pendekatan ini dan telah memberi tahu kami bahwa itu adalah pendekatan yang baik."
Rusia telah memperingatkan terhadap setiap pengerahan pasukan asing yang tidak sah ke Ukraina, yang akan dianggapnya sebagai target yang sah. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan Moskow menentang gagasan pengerahan pasukan NATO ke Ukraina, terlepas dari apakah mereka "di bawah bendera asing, di bawah bendera Uni Eropa atau bendera nasional."
(ahm)
Lihat Juga :