Putin Usul PBB Memerintah Sementara Ukraina, Ini Tujuan Pentingnya
Jum'at, 28 Maret 2025 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Zelensky secara terbuka mendukung gencatan senjata parsial selama 30 hari, yang seharusnya melibatkan penangguhan serangan timbal balik oleh pasukan Kyiv.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia telah melaporkan beberapa pelanggaran Ukraina terhadap perjanjian tersebut, yang digambarkannya sebagai upaya untuk melemahkan upaya mediasi Presiden AS Donald Trump antara Moskow dan Kyiv.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa Moskow akan menghormati kewajibannya meskipun ada tindakan Ukraina, karena perjanjian tersebut merupakan keterlibatan diplomatik yang positif dengan pemerintahan Trump.
Awal minggu ini, pejabat AS bertemu secara terpisah dengan delegasi Rusia dan Ukraina di Arab Saudi. Setelah pembicaraan tersebut, Moskow mengatakan pihaknya bersedia menghidupkan kembali Prakarsa Gandum Laut Hitam, sebuah pengaturan yang awalnya dimediasi oleh PBB dan Turki dan berakhir pada tahun 2023.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia telah melaporkan beberapa pelanggaran Ukraina terhadap perjanjian tersebut, yang digambarkannya sebagai upaya untuk melemahkan upaya mediasi Presiden AS Donald Trump antara Moskow dan Kyiv.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa Moskow akan menghormati kewajibannya meskipun ada tindakan Ukraina, karena perjanjian tersebut merupakan keterlibatan diplomatik yang positif dengan pemerintahan Trump.
Awal minggu ini, pejabat AS bertemu secara terpisah dengan delegasi Rusia dan Ukraina di Arab Saudi. Setelah pembicaraan tersebut, Moskow mengatakan pihaknya bersedia menghidupkan kembali Prakarsa Gandum Laut Hitam, sebuah pengaturan yang awalnya dimediasi oleh PBB dan Turki dan berakhir pada tahun 2023.
(mas)
Lihat Juga :