Bagaimana Iran Kehilangan Bahrain?
Rabu, 26 Maret 2025 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ia juga menyatakan Iran tidak akan berusaha menduduki Bahrain setelah Inggris menarik diri.
"Bahrain kehabisan cadangan mutiara dan karenanya tidak penting bagi Iran," ujar Shah sebagaimana dikutip di tempat lain dalam wawancara tersebut, menurut seorang anggota lingkaran dalamnya.
Ini terlepas dari kenyataan bahwa negara kecil itu masih memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia.
Setelah meninggalkan Bahrain, Iran menegakkan kembali kedaulatannya atas tiga pulau di Teluk Persia setelah Inggris pergi.
"Pada kenyataannya, Mohammad Reza Pahlavi menyerahkan kepulauan itu kepada Inggris sebagai ganti tiga pulau kita sendiri: Tunb Besar, Tunb Kecil, dan Abu Musa, yang telah mereka duduki," ujar seorang sejarawan yang tinggal di Teheran.
“Yang lebih menyakitkan adalah ketika Radio Iran, di bawah rezim Shah, mengumumkan kemerdekaan Bahrain, pembaca berita menyampaikan laporan itu dengan bangga dan gembira. Saya tidak yakin bagian mana dari menyerahkan tanah bersejarah Anda yang merupakan kegembiraan," papar Motazed menyesalkan langkah itu.
Wawancara Shah tersebut memicu kecaman luas di kalangan warga Iran, bahkan di dalam lingkaran dalamnya sendiri.
Faktanya, Shah menyerah pada rencana selama satu dekade oleh Kerajaan Inggris.
Bahrain mendeklarasikan kemerdekaan sebagai hasil dari proses palsu yang diatur Inggris, yang, saat menarik diri dari Teluk Persia, ingin memastikan Bahrain tetap berada di luar kendali Iran.
Baca juga: Sutradara Film Pemenang Oscar Dibebaskan setelah Ditahan dan Dipukuli Tentara Israel
"Bahrain kehabisan cadangan mutiara dan karenanya tidak penting bagi Iran," ujar Shah sebagaimana dikutip di tempat lain dalam wawancara tersebut, menurut seorang anggota lingkaran dalamnya.
Ini terlepas dari kenyataan bahwa negara kecil itu masih memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia.
Iran Menerima 3 Pulau Miliknya Sendiri di Teluk Persia
Setelah meninggalkan Bahrain, Iran menegakkan kembali kedaulatannya atas tiga pulau di Teluk Persia setelah Inggris pergi.
"Pada kenyataannya, Mohammad Reza Pahlavi menyerahkan kepulauan itu kepada Inggris sebagai ganti tiga pulau kita sendiri: Tunb Besar, Tunb Kecil, dan Abu Musa, yang telah mereka duduki," ujar seorang sejarawan yang tinggal di Teheran.
“Yang lebih menyakitkan adalah ketika Radio Iran, di bawah rezim Shah, mengumumkan kemerdekaan Bahrain, pembaca berita menyampaikan laporan itu dengan bangga dan gembira. Saya tidak yakin bagian mana dari menyerahkan tanah bersejarah Anda yang merupakan kegembiraan," papar Motazed menyesalkan langkah itu.
Wawancara Shah tersebut memicu kecaman luas di kalangan warga Iran, bahkan di dalam lingkaran dalamnya sendiri.
Faktanya, Shah menyerah pada rencana selama satu dekade oleh Kerajaan Inggris.
Bahrain mendeklarasikan kemerdekaan sebagai hasil dari proses palsu yang diatur Inggris, yang, saat menarik diri dari Teluk Persia, ingin memastikan Bahrain tetap berada di luar kendali Iran.
Baca juga: Sutradara Film Pemenang Oscar Dibebaskan setelah Ditahan dan Dipukuli Tentara Israel
(sya)
Lihat Juga :